Pada bulan Februari, defisit fiskal federal India naik menjadi INR 12.526,49 miliar dari INR 9.814,07 miliar

    by VT Markets
    /
    Mar 31, 2026
    Defisit fiskal pemerintah pusat India naik pada Februari. Angkanya meningkat dari 9.814,07 miliar INR menjadi 12.526,49 miliar INR. Ini menunjukkan selisih yang lebih besar antara belanja pemerintah dan pendapatan dibanding angka sebelumnya. Perubahan ini didasarkan pada data Februari.

    Defisit Fiskal Dan Perkiraan Pembiayaan Utang

    Defisit fiskal Februari melebar, menunjukkan kebutuhan pemerintah untuk menambah utang akan meningkat. Ini membuat defisit mencapai 86,5% dari target setahun penuh, naik dari 75% pada periode yang sama tahun lalu. Pasokan obligasi pemerintah yang lebih banyak diperkirakan mendorong imbal hasil naik dalam beberapa minggu ke depan. (Obligasi pemerintah adalah surat utang negara. Imbal hasil adalah tingkat keuntungan/“bunga” yang diminta investor.) Data ini membebani Rupee India, karena defisit yang lebih tinggi bisa menurunkan kepercayaan investor asing. Pasangan USD/INR (nilai tukar Dolar AS terhadap Rupee India) sempat stabil di sekitar 84,20, tetapi kabar ini bisa mendorong uji level yang lebih tinggi. Strategi membeli kontrak berjangka USD/INR atau opsi call dapat menjadi cara untuk bersiap jika Rupee melemah. (Kontrak berjangka adalah perjanjian untuk membeli/menjual di harga tertentu pada waktu tertentu. Opsi call memberi hak membeli di harga tertentu.) Untuk pasar saham, kemungkinan suku bunga lebih tinggi menjadi hambatan bagi laba dan valuasi perusahaan. Dengan indeks Nifty 50 sempat menyentuh puncak di atas 24.000, kini lebih rentan terhadap perubahan sentimen pasar. Membeli opsi put pada Nifty dapat menjadi lindung nilai terhadap kemungkinan koreksi pasar. (Opsi put memberi hak menjual di harga tertentu. Lindung nilai berarti langkah untuk mengurangi risiko.) Dilihat dari sudut pandang 2025, ada lonjakan kekhawatiran soal pembiayaan utang pada akhir 2023 yang memicu aksi jual besar di pasar obligasi. Perhatian kini tertuju pada rapat kebijakan Reserve Bank of India (bank sentral India) pada pekan kedua April. Komentar “hawkish” dari RBI (sikap yang cenderung mendukung kenaikan suku bunga untuk menekan inflasi) bisa mempercepat pergerakan pasar ini.

    Poin-poin penting Untuk Dipantau Selanjutnya

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code