IRGC Iran mengatakan akan menargetkan perusahaan-perusahaan AS di kawasan, termasuk Google, Apple, dan Tesla, sebagai pembalasan

    by VT Markets
    /
    Mar 31, 2026
    Media pemerintah Iran mengatakan pada hari Selasa bahwa Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) berencana menargetkan perusahaan Amerika Serikat di wilayah tersebut mulai 1 April, dan menyebutnya sebagai balasan atas serangan terhadap Iran. Laporan itu menyebut Google, Apple, Intel, Boeing, IBM, dan Tesla. Menurut Reuters, pernyataan IRGC mengatakan perusahaan-perusahaan itu harus “mengharapkan penghancuran unit masing-masing” sebagai respons terhadap “setiap tindakan teror di Iran”, dimulai pukul 20.00 waktu Teheran pada Rabu, 1 April. Pernyataan tersebut menjelaskan jadwal dan target yang dimaksud.

    Pasar Hampir Tidak Bereaksi Secara Langsung

    Pergerakan pasar yang dicantumkan bersama laporan menunjukkan indeks AS naik pada saat publikasi. Indeks Nasdaq Composite (indeks saham yang banyak berisi perusahaan teknologi) naik 1,15% hari itu, sementara S&P 500 (indeks 500 perusahaan besar AS) naik 1%. Pasar saat ini mengabaikan ancaman langsung terhadap perusahaan besar AS, dengan S&P 500 ditutup di atas 5.400. Indeks Volatilitas CBOE, atau VIX (“indeks ketakutan” yang mengukur perkiraan naik-turunnya pasar) diperdagangkan dekat level rendah 14, yang menunjukkan pasar memperkirakan risiko rendah. Sikap terlalu tenang seperti ini bisa menjadi peluang bagi pelaku pasar yang menilai risikonya diremehkan. Karena ancaman itu menyebut perusahaan seperti Apple, Google, dan Tesla, pasar opsi mereka menunjukkan kekhawatiran yang kecil. Volatilitas tersirat pada opsi 30 hari (perkiraan besar kecilnya pergerakan harga yang “terbaca” dari harga opsi) untuk perusahaan teknologi besar ini bahkan menyentuh level terendah enam bulan baru minggu lalu. Karena itu, membeli put pelindung (opsi yang nilainya naik saat harga saham turun, untuk melindungi portofolio) pada saham-saham ini bisa menjadi cara lindung nilai yang relatif murah jika terjadi serangan yang menargetkan mereka. Strategi yang lebih luas adalah membeli put out-of-the-money pada Nasdaq 100 (QQQ) atau S&P 500 (SPY) yang kedaluwarsa dalam beberapa minggu ke depan. Out-of-the-money berarti harga kesepakatan opsi masih jauh dari harga sekarang, sehingga biasanya lebih murah. Karena VIX sangat rendah, kontrak ini relatif murah dan bisa memberi hasil tidak seimbang: rugi terbatas pada premi, tetapi bisa untung besar jika ketegangan geopolitik tiba-tiba meningkat. Bahkan insiden kecil yang terkendali dapat memicu koreksi pasar yang tajam, meski sementara.

    Pasar Energi dan Risiko Geopolitik

    Kita juga perlu menilai dampak pada pasar energi, karena konflik di wilayah itu langsung mengancam jalur pasokan minyak. Minyak WTI (patokan harga minyak AS) saat ini stabil di sekitar $85 per barel, tetapi kabar ini bisa mendorongnya menuju $100 seperti saat eskalasi sebelumnya. Opsi call pada kontrak berjangka minyak (kontrak untuk membeli/menjual minyak pada harga tertentu di masa depan) atau ETF sektor energi (produk investasi yang mengikuti kinerja sektor energi) bisa berkinerja baik jika situasi memburuk. Kita ingat bagaimana pasar sempat meremehkan ketegangan Selat Hormuz pada akhir 2025 sebelum lonjakan tiba-tiba dalam penghindaran risiko (risk aversion: kecenderungan investor menghindari aset berisiko). Peristiwa itu menyebabkan S&P 500 turun singkat 4% dan membuat kontrak berjangka minyak melonjak 15% hanya dalam dua hari perdagangan. Sejarah menunjukkan ancaman seperti ini tidak seharusnya diabaikan, meski awalnya terlihat seperti gertakan.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code