Brasil Dan Peru Terbelah
Di dalam kawasan, Brasil dan Peru ditunjukkan mengikuti pola yang berbeda. Brasil digambarkan lebih beragam (diversifikasi: tidak bergantung pada satu sektor), didukung ekspor makanan dan energi serta salah satu tingkat suku bunga nominal tertinggi di pasar berkembang (emerging markets: negara dengan ekonomi yang sedang tumbuh; nominal berarti angka suku bunga sebelum menghitung inflasi). Peru digambarkan lebih terpusat (konsentrasi: sangat bergantung pada sedikit faktor), dengan mata uang dan pasar saham yang terkait erat dengan harga perak. Kedua pasar disebut telah banyak dibeli sepanjang tahun, tetapi tren arus dana sejak awal tahun (year-to-date: dari awal tahun sampai sekarang) digambarkan hampir sepenuhnya berlawanan. Laporan mengaitkan Peru lebih dekat dengan posisi bertema “risk-on” (investor lebih berani mengambil risiko) dan aset riil yang bergejolak (real assets: aset berwujud/terkait komoditas seperti logam). Laporan juga mencatat saham Peru sekarang mengungguli Brasil untuk pertama kalinya sejak konflik dimulai, seiring selera risiko yang lebih kuat dibanding pasar yang lebih luas.Implikasi Trading Ke Depan
Daya tarik Brasil datang dari diversifikasi dan suku bunga tinggi, memberi kesan “safe-haven” (tempat berlindung: aset/negara yang dianggap lebih aman saat pasar bergejolak) di kawasan. Keputusan bank sentral menahan suku bunga Selic di 9,75% minggu lalu memberi bantalan kuat bagi mata uang, sehingga menarik carry trader (strategi “carry trade”: meminjam mata uang berbunga rendah untuk membeli aset/mata uang berbunga lebih tinggi demi selisih bunga). Ini membuat opsi (options: kontrak derivatif yang memberi hak, bukan kewajiban, untuk membeli/menjual pada harga tertentu) pada indeks Bovespa atau ETF EWZ menarik bagi yang ingin eksposur lebih stabil berbasis imbal hasil (yield: hasil/imbal balik), di tengah ketidakpastian global. Peru, sebaliknya, hampir seperti taruhan langsung pada perak dan kesiapan menanggung risiko. Harga perak melonjak lebih dari 8% dalam sebulan terakhir dan menembus di atas $32 per ons (ounce), mendorong ETF EPU naik 12% sejak awal Maret. Trader yang optimistis (bullish: memperkirakan harga naik) pada logam industri dan pertumbuhan global dapat mempertimbangkan call option (opsi beli: hak untuk membeli) pada saham Peru untuk memanfaatkan momentum ini. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.