Reaksi Indeks Dolar Terhadap Risiko Geopolitik
Harga energi yang lebih tinggi mendukung perkiraan bahwa Federal Reserve (bank sentral AS) akan mempertahankan suku bunga (biaya pinjaman). Penetapan harga futures (kontrak untuk membeli/menjual di masa depan) menunjukkan peluang hampir 52% untuk kenaikan suku bunga Fed pada akhir 2026, pertama kalinya ukuran ini berada di atas 50%, menurut CNBC. Fokus berikutnya adalah laporan ketenagakerjaan AS untuk bulan Maret, yang akan dirilis pada hari Jumat. Perkiraan mengarah ke 60.000 Nonfarm Payrolls (jumlah pekerjaan baru di luar sektor pertanian) dan Tingkat Pengangguran (persentase orang yang menganggur) 4,4%. Jika data lebih lemah dari perkiraan, hal itu bisa menekan Dolar AS terhadap mata uang lain. Pelaku pasar (orang/lembaga yang bertransaksi di pasar) akan memantau angka ini untuk petunjuk langkah berikutnya pada dolar dan suku bunga.Strategi Opsi Untuk Jeda Suku Bunga
Melihat ke belakang, ekspektasi pasar pada awal 2025 tentang kenaikan suku bunga pada akhir 2026 terbukti benar, karena Federal Reserve menaikkan suku bunga beberapa kali sepanjang tahun lalu. Sekarang situasinya berubah, dengan suku bunga Fed funds saat ini di 5,75% dan CME FedWatch Tool (alat yang memperkirakan peluang keputusan suku bunga Fed berdasarkan data pasar) menunjukkan peluang 90% untuk jeda pada rapat berikutnya. Trader (orang yang melakukan jual-beli instrumen keuangan) dapat mempertimbangkan strategi yang untung saat suku bunga bergerak datar, seperti menjual strangle (strategi menjual dua opsi—call dan put—untuk memperoleh premi, biasanya saat harga diperkirakan bergerak dalam kisaran) pada futures Treasury note (kontrak berjangka atas surat utang pemerintah AS).Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.