WTI bertahan di dekat $104 karena ancaman Trump terhadap Iran meningkatkan kekhawatiran pasokan, mendorong harga naik lebih dari 10%

    by VT Markets
    /
    Apr 6, 2026
    WTI diperdagangkan di sekitar $103,80 per barel pada awal jam perdagangan Eropa pada hari Jumat. Harganya tetap naik lebih dari 10% karena kekhawatiran pasokan meningkat setelah ada peringatan baru dari AS kepada Iran. Presiden AS Donald Trump mengatakan tindakan militer terhadap Iran bisa meningkat dalam dua hingga tiga minggu ke depan. Ia tidak memberi rincian tentang rencana untuk membuka kembali Selat Hormuz.

    Meningkatnya Ketegangan di Selat Hormuz

    Iran mengatakan serangan AS baru-baru ini menghantam infrastruktur sipil (fasilitas umum seperti listrik, komunikasi, dan transportasi) dan tidak akan mengubah sikapnya. Secara terpisah, Iran dan Oman dilaporkan sedang menyiapkan protokol (aturan atau prosedur resmi) untuk mengelola lalu lintas melalui Selat Hormuz. Dalam wawancara dengan Sputnik, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengatakan Teheran sedang menyelesaikan rancangan dan akan segera memulai pembicaraan dengan Oman. Tujuannya adalah kerangka kerja bersama (kesepakatan dasar) untuk transit (perjalanan kapal yang melintas) di Hormuz. Inggris mengadakan pembicaraan virtual (rapat online) dengan sekitar 40 negara tentang cara membuka kembali jalur Hormuz. AS tidak ikut setelah Trump mengatakan membuka kembali jalur itu bukan tanggung jawab Amerika dan meminta negara-negara Eropa mengamankan pasokan minyak mereka sendiri.

    Persiapan Menghadapi Pergerakan Besar di Pasar Minyak

    Dasar pasar (kondisi penawaran dan permintaan) saat ini jauh lebih ketat dibanding saat kekhawatiran tahun 2025. Data terbaru dari Energy Information Administration/EIA (lembaga pemerintah AS yang mengumpulkan dan merilis data energi) menunjukkan persediaan minyak global telah turun lebih dari 40 juta barel sejak awal tahun. Cadangan pasokan yang tipis ini berarti gangguan baru apa pun bisa berdampak lebih besar pada harga. Situasi ini menunjukkan bahwa volatilitas pasar minyak (tingkat naik-turun harga) kemungkinan masih dinilai terlalu rendah pada level sekarang. Indeks Volatilitas Minyak Mentah CBOE (OVX)—indikator yang mencerminkan perkiraan naik-turun harga berdasarkan harga opsi—diperdagangkan di sekitar 32, berbeda jauh dari level di atas 50 saat puncak ketegangan tahun lalu. Biaya opsi (kontrak yang memberi hak untuk membeli/menjual di harga tertentu) yang relatif rendah ini memberi peluang untuk melakukan lindung nilai (hedging: langkah mengurangi risiko) terhadap lonjakan harga mendadak. Dalam beberapa minggu ke depan, kita perlu mempertimbangkan posisi untuk kemungkinan kembalinya kekhawatiran “guncangan pasokan” (supply shock: pasokan turun tiba-tiba). Membeli call option out-of-the-money (opsi beli dengan harga pelaksanaan di atas harga pasar saat ini, biasanya lebih murah namun butuh kenaikan besar agar untung) untuk bulan-bulan musim panas adalah cara berbiaya rendah untuk mendapat peluang kenaikan besar. Posisi ini berfungsi seperti asuransi jika konflik di Timur Tengah kembali meningkat dan mengancam rute transit minyak penting. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code