GBP/USD turun lagi karena data payroll AS yang kuat memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi

    by VT Markets
    /
    Apr 6, 2026
    GBP/USD turun untuk hari kedua, melemah 0,12%, setelah laporan US Nonfarm Payrolls (NFP, data jumlah pekerjaan baru di AS di luar sektor pertanian) yang kuat. Pasangan ini diperdagangkan di 1,3205 saat artikel ini ditulis, karena data tersebut mendukung perkiraan bahwa Federal Reserve (bank sentral AS) bisa mempertahankan kebijakan tanpa perubahan, sementara inflasi tetap di atas target selama lima tahun. Sebelumnya pada Jumat, pound sempat naik tipis terhadap dolar karena dolar AS sedikit melemah. Perdagangan sepi karena Good Friday (hari libur), dan aktivitas diperkirakan meningkat pada sesi AS menjelang rilis NFP.

    Market Reaction And Technical Backdrop

    Setelah turun lebih dari 0,5% pada hari sebelumnya, GBP/USD sempat memantul ke sekitar 1,3230 pada perdagangan Asia. Analisis grafik harian menunjukkan kecenderungan turun (bearish, artinya harga cenderung melemah), dengan pasangan ini masih bergerak di dalam descending channel (saluran turun: pola harga yang bergerak turun di antara dua garis sejajar), dan ada hambatan kenaikan (resistance) dekat nine-day EMA (EMA 9 hari, rata-rata bergerak eksponensial yang memberi bobot lebih besar pada harga terbaru) di sekitar 1,3250. Laporan NFP AS yang sangat kuat hari ini, yang menunjukkan tambahan 315.000 pekerjaan dibanding perkiraan 190.000, mengubah kondisi pasar. Data kuat ini menguatkan pandangan bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi untuk menekan inflasi. GBP/USD langsung bereaksi, memperpanjang penurunan untuk hari kedua dan diperdagangkan di sekitar 1,3205. Laporan pekerjaan ini penting karena inflasi AS tetap di atas target 2% selama bertahun-tahun, dengan angka terbaru Februari 2026 di 3,1%. Karena itu, The Fed menahan suku bunga kebijakan di 5,50%. Pasar kini menunda perkiraan penurunan suku bunga hingga akhir tahun. Prospek ekonomi Inggris berbeda, dengan data terbaru menunjukkan pertumbuhan melambat dan inflasi turun ke 2,5%. Bank of England (bank sentral Inggris) memberi sinyal lebih mungkin menurunkan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan dibanding The Fed. Perbedaan arah kebijakan (divergence, artinya kebijakan kedua bank sentral makin tidak sejalan) ini memberi tekanan turun pada pound.

    Options And Futures Strategies

    Pendekatan lain adalah membuka posisi jual (short, artinya mengambil posisi untuk untung saat harga turun) pada kontrak berjangka (futures, perjanjian untuk membeli/menjual aset pada harga dan waktu tertentu) GBP, bertaruh bahwa tren turun berlanjut. Gambaran teknikal mendukung pandangan ini, karena pasangan ini terus bergerak dalam pola saluran turun yang terlihat sejak tahun lalu. Kombinasi data AS yang kuat dan prospek Inggris yang lebih lemah memberi peluang arah yang cukup jelas.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code