Pembicaraan Gencatan Senjata di Timur Tengah
Presiden AS Donald Trump mengancam akan menargetkan pembangkit listrik dan jembatan Iran jika Selat Hormuz tidak dibuka kembali pada hari Selasa. Ancaman ini menjaga ketidakpastian tetap tinggi dan menahan lanjutan pembelian pada pasangan ini. Secara teknikal (analisis berdasarkan pergerakan harga dan indikator), arah jangka pendek tetap agak negatif karena harga masih di bawah Simple Moving Average (SMA, rata-rata pergerakan sederhana) 200-periode pada grafik 4 jam, yang sedang mengarah turun. MACD (Moving Average Convergence Divergence, indikator untuk melihat arah dan kekuatan tren dari perbedaan dua rata-rata bergerak) mendatar sedikit di bawah garis nol dengan histogram (batang pengukur selisih) sedikit negatif, menandakan momentum (tenaga pergerakan harga) melemah. RSI (Relative Strength Index, indikator untuk mengukur kekuatan naik-turun harga) berada sekitar 43, di bawah garis tengah 50. Resistensi (area hambatan kenaikan) terlihat di 1.3240 dan 1.3300, dengan pergerakan di atas 1.3300 diperlukan untuk menguji SMA 200-periode dekat 1.3370. Support (area penahan penurunan) berada dekat 1.3190, dan jika tembus bisa membuka jalan ke 1.3150. Bagian teknikal dibuat dengan bantuan alat AI.Prospek Teknikal Pound Dollar
Pasangan GBP/USD menemui resistensi di dekat area 1.2480 dan tampaknya kesulitan mempertahankan kenaikan terbaru. Harga spot (harga saat ini) berkonsolidasi (bergerak bolak-balik di kisaran sempit) di bawah level psikologis penting 1.2500, sehingga kenaikan yang berarti masih sulit. Keraguan ini muncul karena pelaku pasar menimbang sinyal ekonomi yang berbeda antara Inggris dan AS. Data terbaru menguatkan pandangan ini. Inflasi Inggris untuk Maret lebih tinggi dari perkiraan di 2,8%, sehingga langkah Bank of England (bank sentral Inggris) menjadi lebih sulit di tengah pertumbuhan yang lambat. Sebaliknya, laporan non-farm payrolls AS (data jumlah pekerjaan di luar sektor pertanian) menunjukkan penambahan 215.000 pekerjaan, mendukung Dolar AS yang lebih kuat. Perbedaan fundamental (kondisi ekonomi dasar) ini membatasi potensi pemulihan pound. Dari sisi teknikal, arah menengah masih negatif karena pasangan ini diperdagangkan jauh di bawah SMA 200-hari, saat ini sekitar 1.2650. Indikator MACD berada sedikit di bawah garis sinyal (garis pemicu untuk membaca perubahan tren) dan angka nol. Ini menunjukkan pantulan kecil minggu lalu mulai kehilangan tenaga dan belum didukung minat beli yang kuat. Selain itu, RSI berada sekitar 45, yang menunjukkan tekanan turun ringan, bukan kondisi jenuh jual (oversold, yaitu kondisi ketika harga sudah turun terlalu jauh dan berpotensi memantul). Karena itu, kenaikan kemungkinan langsung tertahan di 1.2500, dengan hambatan lebih besar dekat swing high 1.2580 (puncak pergerakan sebelumnya). Tembus kuat di atas level ini diperlukan untuk mengurangi tekanan turun saat ini. Di sisi bawah, support awal ada di titik rendah terbaru 1.2420. Jika turun menembus level ini, tekanan jual kemungkinan meningkat dan membuka jalan menuju area 1.2350. Ini adalah level support penting yang terlihat bertahan pada kuartal terakhir 2025.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.