Prospek Fiskal Kawasan Euro
Mereka memproyeksikan defisit publik (selisih ketika belanja pemerintah lebih besar daripada pendapatan) kawasan euro naik dari 3,1% PDB pada 2024 menjadi sekitar 3,4% pada 2025 dan 2026. Defisit publik Jerman diperkirakan meningkat dari 2,4% PDB pada 2025 menjadi 4,3% pada 2026, dengan negara lain juga diperkirakan memanfaatkan ruang fiskal (kapasitas untuk menambah belanja atau mengurangi pajak tanpa membahayakan stabilitas anggaran). Dengan inflasi utama (inflasi “headline”, angka inflasi total termasuk energi dan pangan) diperkirakan bertahan sekitar 2% pada 2027, mereka menilai tidak ada kebutuhan dekat-dekat ini untuk tindakan ECB (Bank Sentral Eropa). Mereka memperkirakan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp; 1 bp = 0,01%) pada Desember 2026 dan Juni 2027, dengan risiko langkah ini terjadi lebih awal, mungkin pada Juni. Kita melihat kawasan euro menangani situasi harga energi saat ini dengan kekuatan yang mengejutkan, perubahan yang jelas dibanding guncangan sebelumnya. Pemulihan yang dimulai pada paruh kedua 2025 terlihat solid, didukung oleh estimasi kilat Eurostat (perkiraan awal) untuk pertumbuhan PDB kuartal 1 2026 yang sebesar 0,5%, lebih tinggi dari perkiraan. Momentum dasar ini menunjukkan ekonomi berada di jalur yang kuat. Daya tahan ini didorong oleh permintaan konsumen yang terus kuat dan belanja pemerintah, terutama paket fiskal Jerman yang disahkan akhir tahun lalu. Dampaknya sudah terlihat, dengan pesanan pabrik Jerman naik untuk bulan ketiga berturut-turut hingga Februari 2026. Ini, ditambah pasar perumahan yang pulih, diperkirakan menjaga pertumbuhan ekonomi tetap di atas potensi.Implikasi Untuk Pasar Suku Bunga
Bagi trader derivatif (instrumen turunan nilainya mengikuti aset lain, misalnya suku bunga), ini mengarah pada ECB yang pada akhirnya akan menaikkan suku bunga, tetapi waktunya menjadi pertanyaan utama. Skenario utama kami adalah kenaikan pertama pada Desember 2026, yang menunjukkan pasar suku bunga jangka pendek mungkin menilai tindakan terlalu cepat. Ini dapat membuka peluang pada instrumen seperti futures Euribor (kontrak berjangka berbasis Euribor, yaitu patokan suku bunga pinjaman antarbank euro) bagi mereka yang bertaruh ECB akan lebih sabar. Risiko utama terhadap pandangan ini adalah data ekonomi yang kuat memaksa ECB bertindak lebih cepat, mungkin sedini rapat Juni. Angka inflasi Maret 2026 sebesar 2,6% sedikit lebih tinggi dari perkiraan, yang akan memberi anggota dewan yang lebih hawkish (cenderung mendukung suku bunga lebih tinggi untuk menekan inflasi) alasan kuat. Menggunakan opsi (kontrak yang memberi hak membeli/menjual pada harga tertentu) untuk melindungi diri dari jalur kenaikan suku bunga yang lebih agresif pada kuartal kedua adalah strategi yang bijak.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.