Selama perdagangan Eropa, pound pulih terhadap dolar AS, naik 0,45% ke sekitar 1,3255

    by VT Markets
    /
    Apr 7, 2026
    Pound Sterling naik 0,45% terhadap Dolar AS pada hari Senin, diperdagangkan di sekitar 1,3255 pada sesi Eropa. Pergerakan ini terjadi setelah minat terhadap aset berisiko membaik (risk appetite, yaitu investor lebih berani mengambil risiko) setelah Iran mengatakan sedang meninjau usulan gencatan senjata dari AS. Saat minat bergeser ke aset yang lebih berisiko, permintaan untuk aset safe-haven (aset “tempat berlindung” saat pasar takut, seperti Dolar AS) menurun. Indeks Dolar AS (DXY, ukuran kekuatan Dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama) turun 0,35% ke sekitar 99,85, setelah sempat sedikit lebih tinggi pada sesi Asia.

    Pergeseran Sentimen Menggerakkan Nilai Mata Uang

    Kita ingat bagaimana pound sempat pulih pada awal 2025 ketika kabar geopolitik yang positif memicu suasana risk-on (kondisi saat investor lebih memilih aset berisiko). Itu mengingatkan bahwa sentimen bisa cepat mengalihkan pasar dari aset safe-haven seperti dolar. Saat ini situasinya sensitif, jadi perlu siap menghadapi pergerakan mendadak. Saat ini, GBP/USD diperdagangkan lebih rendah, sekitar 1,2850, karena Indeks Dolar AS (DXY) bertahan kuat di atas 104,50. Data inflasi Inggris terbaru untuk Maret 2026 secara tak terduga naik ke 2,8%, sehingga menekan Bank of England (bank sentral Inggris) untuk tetap waspada. Kekuatan dasar pound ini tertahan oleh dominasi dolar yang luas. Dolar didukung data ekonomi yang kuat, termasuk laporan US Non-Farm Payrolls (NFP, laporan bulanan jumlah pekerjaan baru di AS di luar sektor pertanian) yang menunjukkan penambahan 215.000 pekerjaan. Data ini menguatkan pandangan bahwa Federal Reserve (bank sentral AS) tidak punya banyak alasan untuk memangkas suku bunga secara agresif. Ini menciptakan keseimbangan yang tegang antara dolar yang kuat secara fundamental dan pound yang mungkin sedang murah nilainya. Bagi trader derivatif (instrumen turunan yang nilainya mengikuti aset acuan), ini menyarankan posisi untuk potensi kenaikan tajam pada pound jika daya tarik dolar melemah. Terlihat peningkatan permintaan untuk call option (opsi beli, memberi hak untuk membeli pada harga tertentu) pada GBP/USD dengan strike price (harga patokan opsi) di sekitar 1,3000, dengan masa berlaku (kedaluwarsa) 45 hari ke depan. Ini memberi strategi dengan risiko terbatas untuk memanfaatkan perbaikan mendadak pada sentimen risiko global.

    Faktor Utama yang Perlu Dipantau Sekarang

    Faktor utama yang dipantau adalah dialog perdagangan AS–China yang masih berlangsung, yang dampaknya lebih besar dibanding usulan gencatan senjata Iran yang terlihat pada 2025. Terobosan dalam pembicaraan ini kemungkinan melemahkan status dolar sebagai safe-haven dan memicu reli risk-on yang kuat. Ini akan menguntungkan mata uang seperti pound sterling. Data historis menunjukkan implied volatility (perkiraan volatilitas yang tercermin dari harga opsi, yaitu ekspektasi pasar terhadap besarnya naik-turun harga) pada GBP/USD melonjak lebih dari 15% pada minggu-minggu di sekitar perubahan geopolitik 2025. Kami memperkirakan kenaikan volatilitas yang serupa atau lebih besar tergantung hasil pembicaraan dagang saat ini. Karena itu, membeli straddle atau strangle jangka pendek (strategi opsi untuk menangkap pergerakan harga besar; straddle memakai strike yang sama, strangle memakai strike berbeda) bisa menjadi strategi untuk memperoleh peluang dari pergerakan harga yang besar, tanpa harus menebak arahnya.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code