Indeks Jasa Diperkirakan Melunak
Mereka mencatat bahwa ISM manufaktur (indeks survei untuk sektor pabrik) naik lebih tinggi dari perkiraan, tetapi komentar survei menunjukkan sentimen yang lebih lemah karena risiko geopolitik (risiko dari konflik dan hubungan antarnegara). Mereka memperkirakan data survei jasa minggu ini menunjukkan dampak yang serupa. Mereka melihat kemungkinan risiko kejutan ke atas dari waktu pengiriman pemasok (seberapa lama barang datang dari pemasok). Ini terkait gangguan rantai pasok (hambatan aliran barang dari bahan baku sampai produk jadi) yang berhubungan dengan konflik Iran, yang juga disebut dalam survei manufaktur. Artikel ini dibuat menggunakan alat AI dan diperiksa oleh editor.Posisi Derivatif Untuk Pergeseran Lebih “Dovish”
Indeks ISM Manufaktur Maret 2026, yang dirilis minggu lalu, sudah menunjukkan tanda tekanan ini dengan pesanan baru (indikator permintaan baru) yang sedikit turun. Walau angka utamanya stabil, komentarnya menunjukkan meningkatnya kekhawatiran soal rantai pasok dan risiko global. Karena itu, mereka memperkirakan laporan ISM Jasa terbaru untuk Maret akan turun dari level tinggi Februari, dan bisa kembali di bawah 54,0. Bagi trader, pandangan ini menyarankan mengambil posisi untuk Federal Reserve yang lebih berhati-hati. Federal Reserve (bank sentral AS) bisa menunda rencana kenaikan suku bunga bila sektor jasa melambat, sehingga taruhan pada suku bunga yang lebih rendah menjadi lebih menarik. Fed funds futures (kontrak berjangka yang mencerminkan perkiraan pasar atas suku bunga acuan The Fed) sudah menunjukkan jalur kebijakan yang sedikit lebih “dovish” (lebih condong melonggarkan kebijakan, misalnya tidak menaikkan suku bunga), dan tren ini diperkirakan berlanjut jika data melemah. Kondisi ini juga menjadi setup klasik untuk volatilitas yang lebih tinggi (naik-turunnya harga yang lebih besar). Indeks Volatilitas CBOE, atau VIX (ukuran “tingkat ketakutan” pasar dari perkiraan volatilitas), sudah naik dari bawah 14 menjadi di atas 16 saat ketidakpastian meningkat. Membeli opsi call VIX (hak untuk membeli pada harga tertentu) atau kontrak futures (kontrak untuk transaksi di masa depan pada harga tertentu) memberi cara langsung untuk mengambil potensi untung dari kecemasan pasar yang sering muncul saat ketegangan geopolitik meningkat. Mereka juga memperkirakan kinerja lebih lemah pada sektor yang banyak bergantung pada jasa seperti consumer discretionary (sektor barang/jasa nonkebutuhan, misalnya hiburan dan barang tahan lama) dan transportasi. Saat perlambatan 2025, area ini tertinggal ketika pekerjaan di sektor jasa sempat berkontraksi. Membeli put pada ETF terkait (put = hak untuk menjual; ETF = reksa dana yang diperdagangkan seperti saham) bisa menjadi cara efektif untuk bersiap jika aktivitas konsumen dan bisnis melemah. Satu risiko utama yang perlu dipantau adalah komponen pengiriman pemasok dalam data ISM. Seperti terlihat pada laporan manufaktur 2025, gangguan rantai pasok dapat memperpanjang waktu pengiriman, yang anehnya bisa mendorong angka utama ISM naik. Ini bisa memberi sinyal yang membingungkan bagi pasar, jadi posisi bearish (posisi yang untung jika harga turun) perlu dikelola hati-hati saat rilis data. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.