Setelah kabar gencatan senjata, emas turun dari level tertinggi tiga pekan, diperdagangkan di sekitar $4.755, naik hampir 1%

    by VT Markets
    /
    Apr 9, 2026

    Emas naik ke level tertinggi tiga pekan setelah kabar gencatan senjata dua pekan antara Amerika Serikat dan Iran, lalu memangkas kenaikan. XAU/USD diperdagangkan di sekitar US$4.755, naik hampir 1%, setelah sempat menyentuh puncak harian US$4.857.

    Donald Trump mengatakan serangan ke Iran akan ditangguhkan selama dua pekan jika Teheran memastikan “pembukaan Selat Hormuz secara penuh, segera, dan aman”. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan jalur pelayaran aman dapat dijaga melalui koordinasi dengan angkatan bersenjata Iran.

    Pembicaraan Gencatan Senjata dan Reaksi Pasar

    Putaran negosiasi pertama dijadwalkan di Islamabad pada Jumat untuk membahas proposal perdamaian 10 poin dari Iran. Indeks Dolar AS diperdagangkan di sekitar 98,80, turun sekitar 0,87%, sementara saham global menguat.

    TasnimNewsAgency mengutip sumber tanpa nama yang menyebut Teheran bisa keluar dari gencatan senjata jika serangan terhadap Lebanon berlanjut. Harga minyak juga turun, dengan WTI melemah lebih dari 10% ke sekitar US$87, sehingga mengurangi tekanan inflasi.

    Pasar menunggu risalah rapat The Federal Reserve (bank sentral AS) bulan Maret pada sesi AS, sementara data Nonfarm Payrolls (NFP, penambahan pekerjaan di luar sektor pertanian) terbaru menunjukkan pasar tenaga kerja tetap stabil. Secara teknikal, XAU/USD bertahan di bawah SMA 50 hari (rata-rata bergerak sederhana 50 hari) di US$4.927,91 dan di atas SMA 100 hari di US$4.667,44, dengan RSI (14) (indikator momentum 14 hari untuk melihat kondisi jenuh beli/jenuh jual) berada dekat garis tengah dan MACD (indikator tren berbasis selisih dua rata-rata bergerak) masih positif.

    Strategi Opsi Setelah Reli karena Berita

    Artinya, trader bisa mempertimbangkan menjual opsi call out-of-the-money (opsi beli dengan harga kesepakatan di atas harga pasar) atau memakai bear call spread (strategi opsi: menjual call dan membeli call lain di strike lebih tinggi untuk membatasi risiko) pada emas setelah reli tajam karena berita. Implied volatility (perkiraan volatilitas yang tercermin pada harga opsi) biasanya melonjak saat kejadian seperti ini, sehingga premi opsi menjadi mahal dan menarik untuk dijual. Sebagai contoh, volatilitas opsi emas (GVZ, indeks volatilitas untuk opsi emas) sempat naik lebih dari 15% pada periode ketegangan serupa akhir 2023, membuat premi opsi lebih “gemuk”.

    Berbeda dengan situasi 2025 ketika harga minyak melemah, kondisi saat ini berbeda. Minyak mentah WTI tetap kuat, diperdagangkan di atas US$86 per barel sepanjang pekan lalu karena disiplin pasokan OPEC+ (kelompok produsen minyak) dan risiko yang masih ada. Harga minyak yang tinggi ini menjaga kekhawatiran inflasi tetap menjadi perhatian utama Federal Reserve.

    Pasar juga menyesuaikan ekspektasi kebijakan The Fed tahun ini, berbeda dari harapan pemangkasan suku bunga setelah gencatan senjata 2025. Laporan Consumer Price Index (CPI, indeks harga konsumen) terbaru menunjukkan inflasi bertahan di 3,5% per tahun, sehingga pasar memperhitungkan pemangkasan suku bunga yang lebih sedikit pada 2026. Prospek suku bunga “higher for longer” (tinggi lebih lama) ini biasanya menjadi tekanan bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding, tidak menghasilkan bunga/kupon).

    Secara teknikal, emas baru-baru ini menembus rekor tertinggi sepanjang masa di atas US$2.350 per ons, namun reli ini terlihat terlalu panas. Area dukungan (support, level harga yang sering menahan penurunan) dipantau di sekitar US$2.280. Jika turun menembusnya, itu bisa mengisyaratkan koreksi yang lebih dalam, memberi peluang bagi trader memakai opsi put (opsi jual) atau put spread (kombinasi beli dan jual put untuk mengatur biaya dan risiko) untuk lindung nilai (hedging, mengurangi risiko) posisi beli atau berspekulasi pada penurunan.

    Selain itu, Indeks Dolar AS (DXY, ukuran kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama) tidak bergerak seperti pada 2025 dan kini tetap kuat di atas 105,50. Penguatan ini dipicu perubahan penilaian pasar atas ekspektasi kebijakan The Fed dibanding bank sentral lain. Dolar yang kuat membuat emas lebih mahal bagi pembeli luar negeri dan sering menekan harga emas.

    Buat akun live VT Markets dan mulai trading sekarang.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code