Setelah gencatan senjata sementara AS–Iran, minyak mentah WTI anjlok lebih dari 10%, menghapus premi risiko geopolitik akibat perang

    by VT Markets
    /
    Apr 9, 2026

    WTI turun lebih dari 10% pada Rabu setelah kesepakatan gencatan senjata sementara antara Amerika Serikat dan Iran mengurangi dukungan harga yang sebelumnya berasal dari risiko konflik. WTI diperdagangkan di sekitar US$89,50 per barel setelah sempat menyentuh level terendah harian di sekitar US$86, terendah sejak 25 Maret.

    Presiden AS Donald Trump mengatakan AS akan menangguhkan serangan terhadap Iran selama dua minggu jika Teheran memastikan Selat Hormuz dibuka kembali sepenuhnya untuk pelayaran. Iran mengisyaratkan jalur tersebut dapat tetap aman dilalui selama periode ini.

    Reaksi Pasar dan Risiko Geopolitik

    Harga kemudian stabil, setelah ada laporan serangan udara antara Israel dan Lebanon serta peringatan pejabat Iran bahwa Iran bisa menarik diri dari gencatan senjata jika serangan berlanjut. Financial Times juga melaporkan adanya serangan terhadap pipa East-West Arab Saudi, yang mengalirkan minyak mentah dari Teluk ke Laut Merah untuk ekspor.

    Perhatian pasar tertuju pada ketahanan gencatan senjata, Selat Hormuz, serta pembicaraan AS-Iran yang dijadwalkan akhir pekan ini. Dari data AS, EIA melaporkan persediaan minyak mentah naik 3,081 juta barel, dibanding 5,451 juta pada pekan sebelumnya dan di atas perkiraan kenaikan 0,7 juta barel. (EIA adalah badan energi pemerintah AS yang merilis data pasokan dan persediaan minyak mingguan.)

    WTI adalah acuan harga minyak mentah AS yang diperdagangkan melalui pusat distribusi (hub) Cushing. WTI tergolong “light” dan “sweet”, artinya minyaknya lebih ringan (lebih mudah diolah) dan kadar belerangnya rendah (lebih bersih saat diproses). Harganya dipengaruhi pasokan dan permintaan, gangguan politik, keputusan OPEC (kelompok negara pengekspor minyak), pergerakan Dolar AS, serta data persediaan mingguan dari API dan EIA. (API adalah asosiasi industri minyak AS yang juga merilis perkiraan persediaan.)

    Pertimbangan Strategi Saat Volatilitas Tinggi

    Dengan jeda ancaman konflik yang lebih luas, perhatian bisa kembali ke faktor dasar (fundamental) yang melemah. Laporan EIA terbaru menegaskan kenaikan sekitar 3 juta barel persediaan minyak mentah AS, jauh di atas perkiraan, yang mengindikasikan permintaan sedang lemah. Jika gencatan senjata bertahan, pasar dapat kembali fokus pada inflasi AS yang masih tinggi dan peluang The Fed (bank sentral AS) mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, yang biasanya menekan prospek permintaan minyak.

    Namun, gencatan senjata ini sangat rapuh dan hanya dijadwalkan berlangsung dua minggu. Aksi lanjutan Israel di kawasan atau gangguan pengiriman melalui Selat Hormuz dapat membuat “premi perang” kembali muncul seketika, sehingga harga dapat melonjak lagi mendekati US$100 per barel. “Premi perang” adalah tambahan harga karena pasar menilai risiko pasokan terganggu akibat konflik. Karena itu, membeli opsi beli (call option)—kontrak yang memberi hak (bukan kewajiban) untuk membeli pada harga tertentu—dengan jatuh tempo lebih panjang bisa menjadi cara untuk bersiap jika konflik kembali memanas, sambil membatasi risiko maksimum pada premi yang dibayar.

    Mengingat peluang pergerakan besar ke dua arah, strategi seperti long straddle dapat dipertimbangkan. Long straddle adalah membeli opsi beli dan opsi jual (put option) pada harga dan jatuh tempo yang sama, agar bisa untung bila harga bergerak tajam naik atau turun. Pendekatan ini diuntungkan oleh ketidakpastian tinggi, baik gencatan senjata bertahan maupun pecah. Pada 2025, pasar terlihat sangat sensitif terhadap pengumuman produksi OPEC+ (OPEC dan sekutunya), sehingga volatilitas yang dipicu judul berita diperkirakan tetap tinggi saat ini.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code