Selama perdagangan Eropa, kontrak berjangka saham AS melemah seiring memudarnya harapan gencatan senjata AS-Iran, dipimpin penurunan berjangka Dow Jones

    by VT Markets
    /
    Apr 9, 2026

    Futures Dow Jones turun 0,36% ke sekitar 47.950 pada perdagangan Eropa Kamis. Futures S&P 500 dan Nasdaq 100 juga melemah 0,38% dan 0,37% ke sekitar 6.800 dan 25.000.

    Pasar melemah setelah laporan bahwa Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan AS melanggar tiga butir dari proposal 10 poin Iran dan menyebut pembicaraan lanjutan sebagai “tidak masuk akal”. Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan selat tersebut bisa mulai dibuka kembali saat ia memimpin delegasi AS ke Islamabad untuk pembicaraan langsung dengan Iran akhir pekan ini.

    Risiko Geopolitik Menekan Pasar

    Konflik Timur Tengah memasuki bulan kedua dan mendorong harga energi naik, sehingga meningkatkan risiko inflasi (kenaikan harga barang/jasa secara umum). Kondisi ini memperkuat perkiraan bahwa bank sentral global dapat mempertahankan kebijakan yang lebih ketat lebih lama (suku bunga tetap tinggi dan likuiditas diperketat).

    Risalah Rapat The Fed Maret menunjukkan bank sentral AS tetap bersikap menunggu data (wait-and-see), sambil menilai risiko mulai lebih seimbang. Pelaku pasar diperkirakan memantau laporan Indeks Harga Konsumen (CPI: ukuran inflasi yang melacak perubahan harga “keranjang” barang dan jasa) AS untuk Maret, yang rilis pada Jumat.

    Harga minyak naik tipis karena kekhawatiran pasokan, setelah media Iran melaporkan lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz sempat terhenti menyusul serangan baru Israel di Lebanon. Pada Rabu, Dow Jones naik 2,85%, S&P 500 menguat 2,51%, dan Nasdaq 100 naik 2,8% setelah gencatan senjata AS–Iran selama dua pekan disepakati.

    Perubahan cepat dari optimisme menjadi pesimisme menegaskan pasar sangat sensitif terhadap berita geopolitik. Dalam beberapa pekan ke depan, volatilitas (naik-turun harga yang cepat dan tajam) berpotensi meningkat, sehingga strategi “long volatility” (bertaruh volatilitas naik) melalui futures VIX atau opsi (kontrak hak beli/jual) pada S&P 500 menjadi menarik. Pola serupa terjadi pada 2025, ketika indeks VIX (indikator “rasa takut” pasar yang mengukur ekspektasi volatilitas S&P 500) cepat melonjak dari belasan ke atas 25 setelah laporan awal konflik.

    Strategi Menghadapi Volatilitas

    Setelah reaksi positif kuat pasar terhadap kabar gencatan senjata kemarin, penurunan saat ini menunjukkan pasar rentan terhadap perkembangan negatif. Opsi put (hak untuk menjual pada harga tertentu; biasanya untung saat indeks turun) pada indeks utama seperti Dow dan Nasdaq 100 dapat dipertimbangkan sebagai lindung nilai (hedging: mengurangi risiko) atau spekulasi jika pembicaraan di Islamabad gagal. Risiko penurunan tajam besar jika Selat Hormuz—yang menangani lebih dari 20% perdagangan global petroleum cair (minyak mentah dan produk minyak yang diperdagangkan dalam bentuk cair)—mengalami penutupan berkepanjangan.

    Kekhawatiran pasokan baru di pasar energi membuka peluang, terutama saat Brent kembali mendekati US$100 per barel. Opsi call (hak untuk membeli pada harga tertentu; biasanya untung saat harga naik) pada futures minyak atau ETF energi utama (ETF: reksa dana yang diperdagangkan di bursa dan mengikuti indeks/sektor) patut dicermati, karena gagalnya negosiasi bisa memicu lonjakan harga seperti akhir 2025. Strategi ini juga menjadi lindung nilai terhadap risiko pasar yang lebih luas akibat konflik.

    Situasi ini menguatkan narasi suku bunga “lebih tinggi lebih lama” (higher for longer), karena kenaikan biaya energi menekan inflasi. Dengan CPI Februari terakhir menunjukkan inflasi masih tinggi di 3,5%, CPI Maret yang lebih panas (angka inflasi di atas perkiraan) besok hampir pasti mendorong ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed semakin mundur. Posisi dapat diambil melalui derivatif (instrumen turunan yang nilainya mengikuti aset acuan) yang bertaruh pemangkasan suku bunga musim panas tidak terjadi, karena probabilitas pasar untuk pemangkasan Juli sudah turun dari 70% menjadi di bawah 50% bulan ini.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code