Seiring sentimen membaik, EUR/USD naik ke 1,1757 sementara Indeks Dolar AS turun ke 98,36

    by VT Markets
    /
    Apr 14, 2026

    EUR/USD naik pada Senin seiring Dolar AS jatuh ke level terendah enam pekan. Indeks Dolar AS (DXY)—indeks yang mengukur kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama—berada di 98,36, turun 0,29%. Pasangan ini diperdagangkan di 1,1757–1,1758, naik 0,32%.

    Sentimen risiko membaik turut menopang euro, dengan pasangan ini mendekati level 1,1800. Gencatan senjata dua pekan disebut rapuh, dengan AS dan Iran berpeluang kembali berunding setelah pertemuan Sabtu lalu.

    Ketegangan Selat Hormuz

    Perundingan di Pakistan berlangsung 21 jam. Iran enggan melepas program nuklirnya dan kendali atas Selat Hormuz, lalu Gedung Putih memberlakukan blokade di Selat Hormuz.

    Donald Trump mengatakan Teheran menginginkan kesepakatan. New York Post melaporkan Iran mengkaji penghentian pengayaan uranium—proses meningkatkan kadar uranium untuk kebutuhan energi atau penggunaan lain; AS menjadikannya syarat untuk mengakhiri perang—dan EUR/USD naik setelah laporan tersebut.

    Penjualan rumah yang sudah ada di AS (Existing Home Sales)—indikator transaksi rumah yang sudah berdiri—turun ke level terendah sembilan bulan 3,98 juta pada Maret, turun 3,6% dibanding bulan sebelumnya (month-on-month/bulanan). Di Hungaria, Peter Magyar menang telak atas Viktor Orban, yang berkuasa 16 tahun.

    Wakil Presiden ECB Luis de Guindos mengatakan dampak konflik bergantung pada durasinya, dan Vujcic dari ECB menyebut harga energi masih sesuai skenario dasar (baseline), yaitu proyeksi utama yang dipakai bank sentral. Pasar memantau PPI Maret—indeks harga produsen, mengukur perubahan harga di tingkat pabrik—rata-rata 4 pekan ADP Employment Change—perkiraan perubahan jumlah pekerja versi lembaga ADP—pernyataan pejabat The Fed, serta komentar ECB dari Philip Lane (dua kali) dan Mario Cipollone.

    Bagaimana Gambaran Makro Berubah

    Indeks Dolar AS (DXY) yang sempat turun ke area 98 kini bertahan di atas 105,5. Pergeseran ini terutama dipicu perbedaan kebijakan bank sentral. Inflasi AS Maret 2026 tercatat tinggi di 3,4%, sehingga The Fed mempertahankan sikap hawkish, yaitu cenderung menahan suku bunga tinggi untuk menekan inflasi. Sementara itu, inflasi Zona Euro mendingin ke 2,2% dan Bank Sentral Eropa (ECB) mulai membahas pemangkasan suku bunga pada musim panas ini.

    Fokus geopolitik juga bergeser dibanding saat ketegangan di Selat Hormuz mendominasi berita. Perubahan politik pro-UE di Hungaria sempat memberi dukungan sementara bagi euro pada 2025, tetapi kini faktor fundamental ekonomi lebih menentukan. Pasar juga lebih menyoroti selisih suku bunga AS dan Eropa (interest rate differentials), yaitu perbedaan imbal hasil yang memengaruhi arus modal dan nilai tukar.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code