Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dalam pernyataan video pada Jumat bahwa ada peluang untuk kesepakatan bersejarah dengan Lebanon, menurut Reuters. Ia mengatakan setuju pada gencatan senjata sementara selama 10 hari dengan Lebanon.
Netanyahu mengatakan tuntutan utama Israel adalah Hizbullah harus dibubarkan (artinya struktur militer dan jaringannya dilucuti). Ia juga mengatakan Israel tidak menyetujui tuntutan Hizbullah agar Israel menarik diri dari Lebanon selatan kembali ke perbatasan internasional.
Gencatan Senjata Israel–Lebanon dan Zona Keamanan
Ia mengatakan Israel akan tetap berada di Lebanon dengan zona keamanan yang luas hingga perbatasan Suriah (wilayah penyangga militer untuk mengurangi serangan lintas batas). Ia menambahkan bahwa Presiden Trump mengatakan kepadanya bahwa ia bertekad melanjutkan blokade Selat Hormuz (pembatasan jalur pelayaran di titik sempit utama ekspor minyak) dan membongkar kemampuan nuklir Iran (menghentikan fasilitas dan program yang bisa menghasilkan senjata nuklir).
Di pasar, selera risiko (minat investor pada aset berisiko seperti saham) tetap positif pada sesi AS. Indeks Dolar AS diperdagangkan di dekat 97,80, di paruh bawah kisaran pekanannya, turun 0,4% pada hari itu.
Ketegangan yang belum selesai dengan Iran berdampak langsung pada pasar minyak saat ini. Dengan kontrak berjangka Brent (harga acuan minyak mentah global untuk pengiriman di masa depan) diperdagangkan di sekitar US$115 per barel setelah ada laporan gangguan pengiriman dekat Selat Hormuz, gejolak di sektor energi tinggi. Kami menilai opsi beli berjangka panjang (call option jangka panjang: hak membeli pada harga tertentu hingga tanggal tertentu) pada produsen minyak besar bisa menjadi cara untuk mendapatkan eksposur terhadap risiko guncangan pasokan.
Volatilitas Pasar dan Strategi Lindung Nilai
Sentimen positif risiko telah memudar. Indeks Volatilitas CBOE (VIX: ukuran “indeks ketakutan” yang mencerminkan perkiraan gejolak pasar saham AS) saat ini tinggi, sekitar 28. Ini menunjukkan pelaku pasar bisa mempertimbangkan membeli opsi jual proteksi (protective put: asuransi portofolio untuk membatasi kerugian) pada indeks pasar luas seperti S&P 500 sebagai lindung nilai (hedging: mengurangi risiko kerugian) jika terjadi eskalasi mendadak.
Kegagalan membubarkan Hizbullah telah mendorong anggaran militer yang tetap tinggi di kawasan. ETF sektor pertahanan (ETF: reksa dana yang diperdagangkan seperti saham; contoh ITA) naik lebih dari 15% sejak awal tahun (year-to-date/YTD: kinerja dari awal tahun sampai sekarang), mencerminkan kekhawatiran keamanan. Kami melihat kekuatan berlanjut, dan menjual opsi jual di bawah harga pasar (out-of-the-money put: opsi jual yang belum “menguntungkan” jika dieksekusi) bisa menjadi cara mengumpulkan premi (premium: biaya yang diterima penjual opsi).
Berbeda dari pelemahan dolar AS sebelumnya, risiko geopolitik saat ini menguatkan daya tarik dolar sebagai aset aman (safe haven: aset yang dicari saat pasar bergejolak). Indeks Dolar terus naik dan baru-baru ini menembus level 107. Kami memperkirakan tren ini berlanjut, sehingga posisi beli dolar terhadap mata uang terkait komoditas (commodity-linked currencies: mata uang negara yang bergantung pada ekspor komoditas) menjadi transaksi yang menarik.