
Poin-poin penting
- Yuan spot (kurs yuan yang diperdagangkan saat ini) turun 0,04% ke 6,8305 per dolar, setelah bergerak sempit di kisaran 6,8270–6,8313.
- PBOC (Bank Sentral China) menetapkan nilai tengah (kurs acuan tengah harian) di 6,8589 per dolar, dibanding 6,8579 pada sesi sebelumnya, dan 307 pips (satuan kecil pergerakan kurs; pada pasangan ini kira-kira 0,0307) lebih lemah dari perkiraan pasar.
- USD/CNH (kurs dolar AS terhadap yuan offshore/yuan yang diperdagangkan di luar China daratan) berada di 6,82869, naik 0,00360 atau 0,05%, sementara indeks dolar (ukuran kekuatan dolar terhadap 6 mata uang utama) ada di 98,59.
Yuan China bergerak sempit terhadap dolar pada Selasa karena pelaku pasar menunggu sinyal kebijakan The Fed (bank sentral AS). Yuan spot turun 0,04% ke 6,8305 per dolar pada 0300 GMT, setelah bergerak di 6,8270–6,8313.
Yuan offshore juga melemah. USD/CNH diperdagangkan di 6,8312 yuan per dolar, turun sekitar 0,08% pada perdagangan Asia. Indeks dolar enam mata uang berada di 98,59, menandakan permintaan dolar masih kuat, tetapi belum melonjak.
Pergerakan ini menunjukkan pasar sedang menahan diri, bukan berbalik arah. Yuan masih naik 1,0% terhadap dolar bulan ini dan menguat 2,4% sepanjang tahun ini.
Ini membuat posisinya lebih kuat dibanding banyak mata uang Asia lain, terutama saat tekanan terkait minyak membebani negara yang cadangan energinya lebih lemah.
Penetapan Kurs PBOC Memperlambat Penguatan Yuan
Bank Rakyat China (People’s Bank of China/PBOC) menetapkan kurs nilai tengah di 6,8589 per dolar sebelum pasar dibuka. Angka ini dibandingkan 6,8579 pada sesi sebelumnya dan 307 pips (satuan kecil perubahan kurs) lebih lemah dari perkiraan pasar. Yuan spot boleh bergerak 2% di atas atau di bawah nilai tengah harian tersebut.
Nilai tengah yang lebih lemah ini menahan penguatan yuan. Ini juga menunjukkan pembuat kebijakan ingin mengatur kecepatan penguatan mata uang. Yuan yang lebih kuat bisa menekan inflasi impor (kenaikan harga barang dari luar negeri), terutama saat harga energi tinggi. Namun jika terlalu kuat, ekspor bisa tertekan, padahal China masih butuh perdagangan yang stabil untuk mendukung pertumbuhan.
Ketidakpastian kebijakan suku bunga AS dan risiko geopolitik sementara ini mendukung dolar. Mereka juga menilai arahan fixing (penetapan nilai tengah harian oleh PBOC) China masih cenderung mendukung yuan, dibantu ekspor yang tetap kuat.
Ini menciptakan keseimbangan yang dikelola. PBOC tampaknya membiarkan yuan tetap kuat, tetapi tidak melaju terlalu cepat. Pelaku pasar perlu memantau apakah penetapan nilai tengah berikutnya terus lebih lemah dari perkiraan pasar, karena itu bisa berarti Beijing menginginkan penguatan perlahan, bukan lonjakan tajam.
Posisi Ekspor China Mendukung Ketahanan Yuan
Yuan juga didukung peran China dalam guncangan energi. Sebagian analis menilai China relatif diuntungkan dari krisis akibat perang Iran, karena basis ekspornya mendapat dorongan dari permintaan energi terbarukan (sumber energi yang bisa diperbarui), baterai, dan sistem tenaga surya.
Data terbaru menunjukkan penerimaan ekspor teknologi bersih (produk energi yang lebih ramah lingkungan) China naik 30% dari Februari dan 52% dibanding bulan yang sama pada 2025, karena guncangan di Timur Tengah mendorong permintaan pasokan energi dalam negeri di berbagai negara.
Ini membantu menjelaskan mengapa yuan bisa terus lebih kuat dibanding mata uang Asia lain. Ekspor yang lebih kuat bisa mendukung arus masuk modal (uang dari investor masuk ke suatu negara), penerimaan perdagangan, dan kepercayaan pada mata uang. Pada saat yang sama, yuan yang lebih kuat dapat mengurangi tekanan inflasi impor, sehingga Beijing punya ruang lebih besar untuk mengatur kebijakan domestik.
Namun manfaatnya terbatas. Jika harga minyak terus naik, tekanan neraca berjalan (selisih arus uang dari perdagangan dan pendapatan luar negeri) di Asia tetap bisa menyebar ke pasar valuta asing (pasar tukar mata uang). Penguatan dolar secara luas juga dapat memperlambat penguatan yuan, meski kinerja ekspor China tetap baik.
KTT AS–China Menjadi Uji Berikutnya
Agenda besar berikutnya untuk yuan adalah KTT presiden AS–China pada Mei. Bank tersebut memperkirakan risiko hubungan AS–China tetap terkendali. Citi memperkirakan yuan menuju 6,8 dalam tiga bulan dan 6,7 dalam enam hingga 12 bulan.
Perkiraan itu sejalan dengan tren saat ini, tetapi bergantung pada dua hal. Pertama, The Fed tidak berubah menjadi lebih hawkish (lebih “keras”, cenderung menaikkan suku bunga/mengetatkan kebijakan). Kedua, KTT Mei harus menjaga risiko perdagangan dan geopolitik tetap terkendali.
Jika KTT menghasilkan suasana lebih tenang, pihak yang bertaruh yuan menguat bisa mendorong USD/CNH turun. Jika pembicaraan memburuk, pelaku pasar bisa kembali menambah lindung nilai dolar (hedging: melindungi nilai dengan posisi penyeimbang) dan memperlambat penguatan yuan.
Analisis Teknikal
USDCNH diperdagangkan dekat 6,8287, mulai stabil setelah turun bertahap dari 7,07. Harga kini bergerak mendatar karena tekanan jual mulai mereda. Tren besar masih turun, tetapi pergerakan terbaru menunjukkan pasangan ini masuk fase konsolidasi jangka pendek (bergerak bolak-balik dalam kisaran sempit) di dekat level rendah.
Dari sisi teknikal, arah masih cenderung turun, tetapi melemah. Harga masih di bawah rata-rata pergerakan 20 hari (6,8360) (moving average: garis rata-rata harga untuk melihat arah tren), yang masih menurun dan menahan kenaikan. Namun rata-rata 5 hari (6,8296) dan 10 hari (6,8239) mulai mendatar di sekitar level sekarang, menandakan momentum turun melambat dan dasar harga mungkin mulai terbentuk.

Level kunci yang perlu diperhatikan:
- Support (penopang, area harga yang sering menahan penurunan): 6,8050 → 6,7800 → 6,7500
- Resistance (hambatan, area harga yang sering menahan kenaikan): 6,8300 → 6,8600 → 6,9000
Saat ini pasangan ini berkonsolidasi tepat di atas zona support 6,8050, tempat penurunan terakhir tertahan. Jika turun menembus level ini, tren turun besar bisa berlanjut dan membuka peluang menuju 6,7800.
Dari sisi atas, 6,8300 menjadi resistance terdekat. Jika menembusnya, bisa memicu pantulan koreksi (rebound: kenaikan sementara setelah turun) menuju 6,8600, meski hambatan lebih kuat ada di sekitar rata-rata 20 hari, yang perlu ditembus untuk memberi sinyal perubahan tren yang lebih jelas.
Secara umum, USDCNH masih dalam tren turun yang terkendali dengan tanda-tanda stabil dalam waktu dekat. Fokusnya apakah harga menembus di bawah 6,8050 untuk melanjutkan penurunan, atau membentuk dasar lalu mencoba pantulan koreksi.
Perkiraan Hati-hati
Arah yuan dalam waktu dekat masih sedikit menguat selama USD/CNH berada di bawah 6,83608. Jika turun di bawah 6,82248, ini mendukung uji ulang 6,80567, dengan 6,8 sebagai target psikologis utama berikutnya (angka bulat yang sering jadi perhatian pasar).
Nada The Fed yang hawkish bisa memperlambat gerak ini dan mendorong USD/CNH naik lagi menuju 6,86803. Pesan The Fed yang lebih lunak, arahan PBOC yang stabil, dan sinyal AS–China yang lebih tenang sebelum KTT Mei akan mendukung pandangan Citi: 6,8 dalam tiga bulan dan 6,7 dalam enam hingga 12 bulan.
Pertanyaan Trader
Mengapa Yuan Bergerak dalam Kisaran Sempit?
Yuan bergerak dalam kisaran sempit karena pelaku pasar menunggu keputusan kebijakan The Fed pada Rabu.
Yuan spot turun 0,04% ke 6,8305 per dolar pada 0300 GMT, setelah bergerak di 6,8270–6,8313. Ini menunjukkan pasar menahan transaksi sebelum The Fed memberi arahan yang lebih jelas soal suku bunga (biaya pinjaman).
Apa yang Ditunjukkan Penetapan Nilai Tengah PBOC?
PBOC menetapkan nilai tengah di 6,8589 per dolar, dibanding 6,8579 pada sesi sebelumnya.
Penetapan ini 307 pips lebih lemah dari perkiraan pasar, sehingga menahan penguatan yuan. Yuan spot dapat bergerak 2% di atas atau di bawah nilai tengah harian.
Mengapa The Fed Penting untuk USD/CNH?
The Fed penting karena perkiraan suku bunga AS memengaruhi permintaan dolar.
Jika The Fed terdengar ketat soal inflasi (kenaikan harga) dan menahan suku bunga tinggi lebih lama, dolar bisa tetap kuat. Itu dapat mendorong USD/CNH naik. Jika The Fed memberi sinyal jalur kebijakan yang lebih lunak, yuan bisa kembali menguat dan USD/CNH dapat turun.
Apa yang Ditunjukkan Indeks Dolar?
Indeks dolar enam mata uang berada di 98,59.
Ini menunjukkan dolar masih didukung, dibantu ketidakpastian kebijakan suku bunga AS dan risiko geopolitik. Namun penguatannya belum cukup kuat untuk membalikkan pemulihan yuan secara luas tahun ini.
Bagaimana Kinerja Yuan Bulan Ini?
Yuan naik 1,0% terhadap dolar bulan ini.
Yuan juga menguat 2,4% sepanjang tahun ini. Ini menjadikannya salah satu mata uang Asia yang lebih kuat, didukung ketahanan ekspor China dan posisinya dalam krisis energi yang terkait perang Iran.
Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.