AUD/USD bangkit mendekati 0,7190 seiring data China yang kuat mengangkat dolar Australia, sementara dolar AS yang lebih lemah turut mendukung

    by VT Markets
    /
    Apr 30, 2026

    AUD/USD kembali mendekati 0,7190 pada Kamis, membalikkan penurunan Rabu. Pergerakan ini didorong data aktivitas bisnis China yang lebih baik dan Dolar AS yang melemah.

    PMI Manufaktur NBS China April naik ke 50,3 dibanding perkiraan 50,1, dan PMI Manufaktur RatingDog juga lebih tinggi dari perkiraan. PMI Non-Manufaktur NBS berada di 49,4, di bawah perkiraan 49,9. (PMI/Purchasing Managers’ Index adalah indeks survei pelaku usaha; di atas 50 berarti aktivitas ekspansi, di bawah 50 berarti kontraksi/menyusut.)

    Data China Dorong Dukungan untuk Aussie

    Di AS, Klaim Tunjangan Pengangguran Awal (Initial Jobless Claims, yaitu jumlah pengajuan baru tunjangan pengangguran) turun ke 189 ribu, lebih rendah dari perkiraan sekitar 215 ribu, dan menjadi yang terendah hampir 60 tahun. Indeks Harga PCE (PCE Price Index, ukuran inflasi berdasarkan pengeluaran konsumsi; indikator inflasi pilihan bank sentral AS/Fed) naik menjadi 3,5% (year on year/tahunan) pada Maret dari 2,8% pada Februari, sesuai perkiraan.

    Perkiraan awal pertumbuhan PDB (GDP) AS kuartal I naik 2%, di bawah proyeksi 2,3%. Bank sentral Australia (Reserve Bank of Australia/RBA) akan rapat pada 5 Mei, dan pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga ketiga berturut-turut karena inflasi tinggi.

    Pada grafik empat jam, AUD/USD diperdagangkan di 0,7183, di atas SMA (Simple Moving Average/rata-rata bergerak sederhana) 20-periode dan 100-periode di 0,7163 dan 0,7134. RSI (Relative Strength Index/indikator momentum untuk melihat kuat-lemahnya pergerakan harga; umumnya di atas 50 berarti momentum naik) berada di sekitar 59.

    Level resistance (area hambatan kenaikan) tercatat di 0,7184 dan 0,7192. Support (area penahan turun) di 0,7167, 0,7163, 0,7145, dan 0,7134.

    Posisi Opsi Menjelang RBA

    Akhir April 2026 menunjukkan pola yang mirip dengan periode yang sama pada 2025, saat AUD/USD yang menguat juga menjadi tema utama. Dolar Australia kembali didukung aktivitas ekonomi China yang lebih baik dari perkiraan, dengan PMI Manufaktur NBS resmi April 2026 tercatat 50,9. Kuatnya data dari mitra dagang terbesar Australia ini menjadi sinyal positif bagi mata uang (bullish = cenderung mendukung kenaikan harga).

    Dari sisi AS, pertumbuhan PDB kuartal I 2026 hanya 1,8% (lebih lemah dari perkiraan), sehingga menekan Dolar AS. Namun Indeks Harga PCE—patokan inflasi utama The Fed—masih tinggi di 3,1%, sehingga arah suku bunga menjadi kurang jelas. Data yang saling bertentangan ini menjaga ketidakpastian pada dolar.

    Menjelang rapat RBA pekan depan pada 7 Mei, pasar bersiap untuk sikap “hawkish” (cenderung mendukung kebijakan lebih ketat seperti kenaikan suku bunga). Ini membuat strategi membeli call option (opsi beli, yaitu kontrak yang memberi hak—bukan kewajiban—untuk membeli pada harga tertentu) AUD/USD jangka pendek dipertimbangkan untuk memanfaatkan peluang kenaikan jika RBA mengejutkan dengan sikap lebih ketat. Strategi ini membatasi risiko penurunan karena kerugian maksimum biasanya sebatas premi opsi (biaya opsi).

    Namun, pengalaman pertengahan 2025 menunjukkan penguatan AUD setelah kenaikan suku bunga RBA sering memudar saat kekhawatiran ekonomi global meningkat. Karena itu, bull call spread (strategi opsi: membeli call di strike lebih rendah dan menjual call di strike lebih tinggi untuk membatasi biaya sekaligus membatasi potensi untung) bisa lebih terukur, karena menargetkan kenaikan moderat beberapa minggu ke depan sambil mengurangi dampak pembalikan arah mendadak.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code