
Poin-poin penting:
- Indeks Dolar AS menguat seiring meningkatnya permintaan sebagai tempat aman di tengah risiko geopolitik yang baru muncul.
- AS dilaporkan telah menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro, dengan Presiden Donald Trump menyatakan bahwa Washington akan mengawasi transisi yang aman dan teratur.
Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Dolar AS (USD) terhadap enam mata uang utama, terus mengalami kenaikan untuk sesi kedua berturut-turut, diperdagangkan sekitar 98.60 saat jam perdagangan di Asia pada hari Senin.
Kenaikan dolar ini terjadi setelah muncul ketidakpastian geopolitik yang baru setelah laporan mengenai penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro. Presiden Donald Trump menunjukkan bahwa Washington akan mengawasi transisi yang aman dan teratur.
Berita ini memicu gelombang sentimen untuk menghindari risiko, mendorong investor untuk mencari aset aman tradisional seperti USD dan yen Jepang.
Dolar Menunggu ISM PMI
Pedagang juga memantau data ekonomi penting AS, khususnya ISM Manufacturing PMI, untuk petunjuk lebih lanjut tentang arah jangka pendek dolar. Kekuatan yang tak terduga dapat memperkuat kenaikan dolar, sementara angka yang lebih lemah dari yang diharapkan dapat memberikan kelonggaran bagi mata uang lain.
Analisis Teknis
Dolar AS memulai minggu dengan momentum bullish yang kuat, seiring investor beralih ke aset aman di masa ketidakpastian.
Dolar AS saat ini diperdagangkan di atas level 98.00 dan bisa menguji resistensi berikutnya di 99.00.
Jika menembus di atas 99.00, jalur menuju level 100.00 akan terbuka.

Histogram MACD menunjukkan batang bullish, menunjukkan bahwa para pembeli mulai masuk. Namun, garis sinyal tetap berada di wilayah negatif. Sebaiknya tunggu hingga garis sinyal melintasi level 50 sebelum mengambil posisi beli.
Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.