
Poin-poin penting
- CL-OIL diperdagangkan di 93.250, naik +4.892 (+5.54%), dengan MA5 88.845, MA10 81.223, MA20 73.091, MA30 70.031. (MA = moving average/rata-rata pergerakan, yaitu rata-rata harga dalam beberapa hari terakhir untuk melihat arah tren.)
- IEA (International Energy Agency/Badan Energi Internasional) berencana melepas 400 juta barel dari cadangan darurat, sementara AS akan melepas 172 juta barel dari Strategic Petroleum Reserve (SPR/cadangan minyak strategis milik pemerintah) mulai minggu depan.
- Pelepasan dari AS akan memakan sekitar 120 hari, rata-rata sekitar 1,4 juta barel per hari. Total tambahan pasokan terkoordinasi bisa mencapai 3,3 juta barel per hari, namun menurut ING jumlah ini masih jauh lebih kecil dibanding hilangnya pasokan dari kawasan Teluk akibat gangguan.
Harga minyak tetap kuat meski pemerintah mengumumkan pelepasan cadangan secara terkoordinasi. IEA berencana melepas 400 juta barel dari cadangan darurat untuk menenangkan pasar yang terguncang akibat gangguan pasokan di Teluk Persia.
Amerika Serikat akan menyumbang 172 juta barel dari SPR (cadangan minyak strategis pemerintah), mulai minggu depan. ING memperkirakan pelepasan ini berlangsung sekitar 120 hari, setara sekitar 1,4 juta barel per hari hanya dari AS.
Namun, langkah ini tampak terlalu kecil untuk menutup gangguan. Jika negara lain mengikuti jadwal yang mirip, ING menghitung total pelepasan bisa mencapai 3,3 juta barel per hari. Angka ini masih jauh di bawah kehilangan pasokan yang terkait konflik di Teluk Persia.
Kesenjangan antara kebijakan dan pasokan fisik (pasokan nyata yang benar-benar tersedia di pasar) menjelaskan mengapa minyak masih diperdagangkan dengan risk premium yang tinggi (tambahan harga karena risiko).
Jika gangguan berlanjut dan pelepasan cadangan lebih kecil dari pasokan yang hilang, harga minyak mentah bisa tetap tinggi meski pemerintah mencoba menstabilkan harga. Jika arus pengiriman normal lagi dan ekspor pulih, pelepasan cadangan bisa mempercepat penurunan harga.
Kerugian Pasokan Masih Menentukan Harga Minyak
Pendorong utamanya tetap besarnya pasokan Timur Tengah yang terganggu. Cadangan strategis bisa meredam guncangan jangka pendek, tetapi jarang bisa menggantikan kehilangan produksi jangka panjang.
Pasar biasanya melihat cadangan darurat sebagai bantuan sementara, bukan pasokan permanen. Jika konflik terus menekan ekspor dari Teluk Persia, pelaku pasar akan menilai minyak berdasarkan perkiraan kekurangan pasokan, bukan berdasarkan respons kebijakan.
Bahkan dengan intervensi terkoordinasi, pasar menghadapi defisit pasokan (kekurangan pasokan) yang lebih besar dari bantalan 3,3 juta barel per hari yang mungkin diberikan pembuat kebijakan.
Selama pasokan dari wilayah Teluk masih terganggu, harga minyak bisa naik tajam. Jika produksi atau jalur pengiriman dibuka kembali lebih cepat dari perkiraan, harga bisa turun cepat karena pasar melepas geopolitical premium (tambahan harga karena risiko geopolitik).
Analisis Teknikal
Minyak mentah WTI (CL-OIL) diperdagangkan di sekitar $93.25, naik 5.54%, saat harga memantul setelah koreksi tajam dari lonjakan ke $119.43. Pasar stabil di atas level $90 setelah volatilitas (naik-turun harga yang cepat) minggu lalu, menandakan pembeli mencoba kembali mendorong harga naik setelah kenaikan cepat lalu penurunan.

Secara teknikal (analisis berdasarkan pergerakan harga di grafik), minyak masih berada di atas rata-rata pergerakan utamanya. Rata-rata pergerakan 5 hari (88.85) dan 10 hari (81.22) naik tajam, sementara 20 hari (73.09) dan 30 hari (70.03) jauh di bawah harga saat ini. Jarak lebar antara harga dan rata-rata jangka lebih panjang ini menunjukkan kuatnya penembusan naik (bullish breakout: harga menembus area lama lalu lanjut naik) dan menandakan tren besar masih naik meski ada volatilitas jangka pendek.
Resistance (area hambatan, harga sering sulit menembus) terdekat berada di sekitar $100–$105, yaitu bagian atas rentang konsolidasi (fase harga bergerak di kisaran sempit) setelah lonjakan. Jika menembus area ini, jalur menuju $110–$119 bisa terbuka kembali, yaitu puncak reli (kenaikan beruntun) sebelumnya.
Di sisi bawah, support (area penopang, harga sering tertahan agar tidak turun lebih jauh) awal terlihat di sekitar $90, lalu support lebih kuat di sekitar $85, selaras dengan struktur penembusan sebelumnya dan rata-rata pergerakan jangka pendek yang naik.
Secara keseluruhan, pasar minyak masih sangat volatil tetapi trennya tetap naik. Harga mencoba membentuk dasar baru di atas area $90. Bertahan di atas level ini memperkuat fase pemulihan, sementara kenaikan yang bertahan di atas $100 bisa menandakan dorongan naik baru di pasar energi.
Kebijakan vs Pasokan Fisik
Pelepasan cadangan yang terkoordinasi menunjukkan upaya untuk mencegah guncangan energi besar. Namun angkanya menegaskan tantangannya: 400 juta barel yang dilepas selama berbulan-bulan tidak bisa sepenuhnya menutup ekspor yang hilang jika produsen utama di wilayah Teluk tetap terhambat.
Pasar energi biasanya bereaksi paling kuat terhadap arus pasokan yang benar-benar terjadi, bukan sekadar sinyal kebijakan. Sampai pelaku pasar melihat pengiriman yang stabil lewat jalur ekspor utama, terutama yang terkait pasokan Teluk, rencana pelepasan cadangan saja mungkin sulit membatasi volatilitas.
Pelepasan cadangan bisa memperlambat lonjakan harga dan mengurangi pembelian panik. Namun, jika risiko geopolitik terus mengganggu ekspor, minyak mentah bisa tetap bergejolak dan peka terhadap berita tentang jalur pelayaran, pemulihan produksi, atau intervensi kebijakan tambahan.
FAQ
- Apa rencana IEA terhadap cadangan minyak?
IEA berencana melakukan pelepasan terkoordinasi 400 juta barel minyak dari cadangan darurat untuk meredakan tekanan pasar akibat kehilangan pasokan dari Teluk Persia. - Berapa banyak minyak yang akan dilepas AS dari Strategic Petroleum Reserve?
AS akan mulai melepas 172 juta barel dari SPR (cadangan minyak strategis pemerintah) mulai minggu depan. - Berapa lama pelepasan AS berlangsung, dan berapa laju hariannya?
ING memperkirakan pelepasan AS memakan sekitar 120 hari. Itu setara sekitar 1,4 juta barel per hari. - Seberapa besar total pelepasan terkoordinasi per hari?
ING memperkirakan jika negara lain mengikuti jadwal yang mirip, total pelepasan gabungan bisa rata-rata 3,3 juta barel per hari. - Mengapa harga minyak bisa naik ketika pemerintah melepas cadangan?
Pasar menilai selisih antara pasokan dan permintaan, serta risiko. Jika gangguan pasokan dari wilayah Teluk lebih besar daripada perkiraan tambahan pasokan 3,3 juta barel per hari, pelaku pasar bisa mendorong harga lebih tinggi karena kekurangan pasokan masih terjadi.
Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.