Tujuan Moneter Federal Reserve
Federal Reserve berfokus pada stabilitas harga dan pekerjaan penuh, menyesuaikan suku bunga untuk mencapai tujuan ini. Kenaikan suku bunga dapat menguatkan Dolar AS, sementara penurunan suku bunga dapat melemahkannya. Quantitative Easing dan Quantitative Tightening adalah langkah kebijakan non-standard yang digunakan selama krisis ekonomi. QE dapat melemahkan Dolar AS dengan meningkatkan pasokan uang, sementara QT dapat memperkuatnya dengan mengurangi pembelian obligasi. Kita melihat aktivitas ekonomi AS tetap stabil, tetapi ada keseimbangan yang rumit. Laporan pekerjaan terbaru untuk Juli 2025 menunjukkan sedikit penurunan dengan 150.000 pekerjaan baru, tidak sesuai harapan dan mengisyaratkan risiko negatif yang telah kita amati. Ini menciptakan ketidakpastian untuk langkah berikutnya Federal Reserve, membuat pasar gelisah. Meskipun beberapa tekanan harga mereda, kita masih menghadapi inflasi yang persisten. Indeks Harga Konsumen terbaru untuk Juli 2025 tercatat 3,1%, mengingatkan kita bahwa perjuangan belum berakhir, mirip dengan inflasi keras yang kita lihat kembali pada 2023. Ini menunda harapan untuk pemotongan suku bunga dalam waktu dekat dan mempertahankan kemungkinan peningkatan suku bunga terakhir.Volatilitas Pasar dan Strategi Investasi
Berdasarkan data yang bertentangan tentang pasar tenaga kerja yang melambat dan inflasi yang membandel, kami memperkirakan peningkatan volatilitas pasar. Kita sebaiknya mempertimbangkan untuk membeli opsi untuk melindungi portofolio kita, melihat strategi seperti straddles pada S&P 500 yang dapat mendapatkan keuntungan dari pergerakan besar dalam arah mana pun. Indeks Volatilitas CBOE (VIX), yang saat ini diperdagangkan di 16, dapat dengan mudah melonjak menjelang pertemuan Fed September. Fokus Federal Reserve pada pengendalian inflasi menunjukkan bahwa mereka akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama dari yang diharapkan pasar sebelumnya. Sikap kebijakan ini mendukung penguatan Dolar AS, karena suku bunga tinggi menarik investasi asing. Kita dapat menggunakan derivatif mata uang, seperti membeli opsi panggilan pada Indeks Dolar AS (DXY), untuk mendapatkan keuntungan dari potensi kekuatan ini terhadap mata uang lain. Kita juga harus ingat bahwa program Quantitative Tightening Fed terus berjalan di latar belakang. Dengan mengurangi kepemilikan obligasinya hingga miliaran setiap bulan, Fed secara tenang mengurangi likuiditas dari sistem. Kebijakan yang sedang berlangsung ini menambahkan lapisan dukungan lain untuk Dolar AS, sehingga membuatnya kurang mungkin melemah secara signifikan.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.