Analis Commerzbank mengatakan konflik Iran dan gangguan di Selat Hormuz memperketat pasar minyak, memperlebar selisih Brent–WTI serta spread waktu

    by VT Markets
    /
    Mar 6, 2026
    Pertempuran di Iran dan gangguan di Selat Hormuz telah membuat pasar minyak makin ketat, dengan perhatian beralih ke laporan bulanan mendatang dari IEA, EIA, dan OPEC. Laporan-laporan ini diperkirakan akan berfokus pada kondisi stok (persediaan minyak yang tersimpan). Kelumpuhan pengiriman yang berkepanjangan diperkirakan meningkatkan risiko gangguan pasokan karena kawasan ini memiliki pilihan pengalihan rute yang terbatas dan kapasitas penyimpanan yang terbatas. IEA (Badan Energi Internasional) memperkirakan kapasitas jalur pipa untuk mem-bypass (melewati) Selat Hormuz bagi minyak mentah sebesar 3,5 hingga 5,5 juta barel per hari.

    Gangguan Pasar Dan Sinyal Harga

    Gangguan pada jalur pasokan melalui Selat Hormuz telah mendorong naik harga minyak dan memperlebar selisih harga antar jenis minyak mentah, produk olahan, dan tanggal pengiriman. Pada suatu titik, selisih Brent–WTI melebar hingga 9 USD per barel. (Brent dan WTI adalah patokan harga minyak: Brent acuan global, WTI acuan utama di AS; “selisih” adalah perbedaan harganya.) Selisih harga berdasarkan waktu (time spread) untuk minyak mentah dan gasoil juga melebar, artinya perbedaan harga antar periode kontrak makin besar. (Time spread adalah selisih harga antara kontrak dengan waktu pengiriman berbeda; kurva forward adalah daftar harga untuk pengiriman di bulan-bulan mendatang.) Selisih antara dua kontrak Brent terdekat mencapai USD 4,5 per barel. Sejak perang Iran dimulai, harga minyak naik sekitar 20%. Pemerintah AS sedang mempertimbangkan langkah-langkah untuk membatasi kenaikan tersebut. Kami menilai perang di Iran sebagai faktor utama yang menggerakkan pasar energi. Kenaikan cepat 20% pada harga minyak adalah sinyal jelas adanya guncangan pasokan yang berat (pasokan berkurang mendadak). Fokus kami dalam beberapa minggu ke depan adalah berapa lama gangguan ini akan berlangsung dan bagaimana persediaan akan bereaksi.

    Fokus Perdagangan Dan Pengelolaan Risiko

    Selat Hormuz, yang dilalui hampir 17 juta barel minyak per hari, tetap menjadi titik sempit utama (chokepoint: titik jalur yang bila terganggu langsung menghambat arus). Gangguan ini lebih banyak memukul minyak yang diperdagangkan lintas negara, itulah sebabnya harga Brent sempat melonjak menjadi premium $9 di atas WTI. (Premium berarti harga Brent lebih tinggi.) Selisih wilayah (geographical spread: selisih harga karena lokasi berbeda) ini adalah peluang, tetapi perlu dipantau apakah mulai menyempit saat opsi pengalihan rute dicoba. Kekurangan pasokan fisik yang sangat parah menciptakan backwardation yang tajam, dengan kontrak Brent bulan terdekat diperdagangkan $4,50 lebih tinggi daripada kontrak berikutnya. (Backwardation adalah kondisi saat harga untuk pengiriman cepat lebih mahal daripada pengiriman lebih jauh, biasanya karena pasokan saat ini langka.) Situasi ini, mengingatkan pada kelangkaan parah pada 2022, menunjukkan perebutan minyak untuk pengiriman segera. Laporan persediaan dari IEA dan EIA (Badan Informasi Energi AS) akan sangat penting, karena penurunan stok yang lebih besar dari perkiraan dapat mendorong selisih ini lebih tinggi. Risiko utama yang dapat menghentikan kenaikan harga berkelanjutan adalah campur tangan AS. Kita mengingat pelepasan besar 180 juta barel dari Cadangan Minyak Strategis (Strategic Petroleum Reserve: cadangan minyak darurat milik pemerintah) pada 2022, yang menunjukkan mereka punya alat kuat untuk mendinginkan pasar. Ancaman tindakan serupa membuat kita perlu berhati-hati untuk tidak mempertahankan posisi yang terlalu bullish (bullish: bertaruh harga naik) secara berlebihan. Dengan ketidakpastian tinggi, strategi derivatif (instrumen turunan seperti kontrak berjangka dan opsi, nilainya mengikuti aset dasar) sebaiknya berfokus pada volatilitas (naik-turun harga yang besar) dan selisih yang melebar. Memperdagangkan selisih Brent–WTI atau menggunakan opsi untuk bertaruh pada time spread dapat memberi hasil yang lebih baik dibanding sekadar menebak arah harga. (Opsi adalah kontrak yang memberi hak, bukan kewajiban, untuk membeli/menjual pada harga tertentu; membantu membatasi risiko.) Menggunakan opsi untuk menetapkan batas risiko akan krusial, terutama menjelang laporan persediaan penting atau pengumuman pemerintah AS.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code