Analis Nomura memperkirakan meningkatnya risiko konflik akan memperkuat franc Swiss, sehingga mendorong potensi intervensi Bank Nasional Swiss

    by VT Markets
    /
    Mar 3, 2026
    Analis Nomura memperkirakan lingkungan risiko yang terkait konflik akan menambah tekanan kenaikan pada Franc Swiss (CHF). Inflasi disebut sangat rendah dan suku bunga kebijakan Bank Nasional Swiss (SNB) adalah 0,00%. Para analis mengatakan pilihan utama SNB untuk melawan risiko deflasi (harga-harga cenderung turun) akibat CHF yang makin kuat adalah: suku bunga kebijakan negatif (bunga di bawah nol) atau intervensi di pasar valuta asing (pasar pertukaran mata uang). Mereka memperkirakan pembelian valuta asing akan digunakan jika penguatan CHF berlanjut. Ketua SNB, Schlegel, dikabarkan menetapkan syarat yang sangat ketat untuk kembali ke suku bunga negatif. Pada 2 Maret, SNB mengatakan bahwa “melihat perkembangan internasional, kami semakin siap untuk melakukan intervensi di pasar valuta asing”. Laporan itu menyimpulkan bahwa intervensi valuta asing untuk membatasi penguatan CHF lebih mungkin terjadi daripada pemangkasan suku bunga kebijakan lagi. Catatan artikel menyebutkan artikel dibuat dengan bantuan alat AI (alat kecerdasan buatan, yaitu sistem komputer yang membantu membuat teks) dan ditinjau oleh editor. Lingkungan pasar saat ini yang lebih berani mengambil risiko (risk-on: investor lebih memilih aset berisiko) tetap mendorong tekanan penguatan pada Franc Swiss, menciptakan arus “safe-haven” (safe-haven: aset yang dicari saat kondisi tidak pasti) yang sudah sering terjadi. Ini mirip dengan situasi saat konflik geopolitik (geopolitik: urusan politik antarnegara yang memengaruhi keamanan dan ekonomi) yang dimulai pada 2022. Kami menilai dinamika ini akan menjadi pendorong utama bagi franc dalam waktu dekat. Dengan inflasi Swiss yang sangat rendah, 1,1% per Januari 2026, SNB hampir tidak punya alasan untuk mengubah kebijakan. Jika melihat 2025, SNB menahan suku bunga kebijakan utamanya di 1,50% pada dua kuartal terakhir, memilih stabilitas daripada perubahan. Alat utama bank sentral untuk menahan franc yang terlalu kuat bukan pemotongan suku bunga, melainkan intervensi langsung di pasar mata uang. Bagi pedagang derivatif (derivatif: produk keuangan yang nilainya mengikuti aset lain), ini menyarankan strategi menjual opsi (opsi: kontrak yang memberi hak beli/jual pada harga tertentu) yang diuntungkan jika penguatan franc dibatasi. Menjual opsi call CHF yang out-of-the-money (out-of-the-money: harga targetnya belum menguntungkan jika dieksekusi sekarang), atau membeli opsi put pada pasangan seperti USD/CHF (pasangan mata uang: perbandingan nilai dua mata uang), adalah cara langsung untuk menyampaikan pandangan ini. Transaksi ini untung jika SNB masuk pasar untuk mencegah franc menguat melewati tingkat tertentu. Kesediaan SNB untuk intervensi juga cenderung menekan volatilitas mata uang (volatilitas: besar-kecilnya perubahan harga), terutama pada EUR/CHF. Kami melihat volatilitas tersirat 3 bulan (volatilitas tersirat: perkiraan gejolak harga yang tercermin dari harga opsi) di EUR/CHF tetap rendah sepanjang paruh kedua 2025, sering di bawah 5,0%. Kondisi ini membuat strategi menjual volatilitas seperti short strangles (short strangle: menjual opsi call dan put sekaligus pada level harga berbeda untuk untung jika harga tetap di kisaran) menarik, karena mengandalkan pasangan mata uang tetap dalam rentang tertentu.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code