Analisis sebelumnya, ketika S&P 500 diperdagangkan mendekati 6746, menunjukkan gelombang bearish yang mengarah ke 6.500 atau lebih rendah.

    by VT Markets
    /
    Mar 17, 2026
    Pandangan sebelumnya tentang S&P 500 dibuat saat indeks diperdagangkan di sekitar 6.746 dan menunjukkan struktur gelombang yang mengarah turun (bearish, artinya peluang turun lebih besar). Indeks kemudian turun dari sekitar 6.746 menuju area 6.600, sesuai dengan jalur Elliott Wave (metode analisis teknikal yang membagi pergerakan harga ke dalam “gelombang” untuk memperkirakan arah berikutnya). Dari puncak yang lebih besar di sekitar 7.011, indeks digambarkan membentuk pola koreksi yang kompleks (koreksi berarti pergerakan “balik arah sementara” sebelum tren utama lanjut). Strukturnya diberi label W/A – X/B – Y/C, dengan gelombang C terakhir masih mungkin terjadi (gelombang C biasanya bagian penurunan terakhir dalam pola koreksi).

    Level Kunci Dan Peta Penurunan

    Jika indeks tetap di bawah 6.575, penurunan lanjutan dipetakan menuju 6.494 sebagai level acuan utama. Pandangan ini bergantung pada pola koreksi yang terus berlanjut. Dua jalur berikutnya dipantau. Pertama, penurunan langsung yang kuat (impulsif, artinya turun cepat dan tegas) menuju target bawah. Kedua, fase bergerak mendatar (sideways), seperti flat atau triangle (keduanya adalah pola konsolidasi—harga cenderung bergerak dalam rentang), sebelum turun lagi. Pendekatan ini berfokus pada mengikuti skenario yang sudah disiapkan dan menyesuaikan dengan pergerakan harga. Detail grafik lebih lanjut tersedia di video terkait. Kami telah memantau penurunan S&P 500 dari level 6.746, dan pergerakan terbaru menuju 6.600 mengikuti jalur yang kami harapkan. Ini memperkuat bias bearish yang kami identifikasi sebelumnya, yang menunjukkan pelemahan masih berpotensi berlanjut. Pasar bereaksi terhadap data inflasi minggu lalu, yang tetap tinggi di 3,5% year-over-year (YoY, artinya dibandingkan bulan yang sama tahun lalu) untuk Februari, sehingga memupus harapan pemangkasan suku bunga (rate cuts) dalam waktu dekat dari Federal Reserve (bank sentral AS).

    Jalur Trading Dan Strategi

    Struktur yang lebih besar menunjukkan koreksi kompleks dari puncak sekitar 7.011, dan kami menilai gelombang C terakhir yang turun masih berkembang. Pandangan ini didukung oleh perlambatan pertumbuhan ekonomi, dengan angka akhir GDP (Produk Domestik Bruto, ukuran total output ekonomi) Q4 2025 yang direvisi turun menjadi 1,2% serta perusahaan besar yang menurunkan panduan laba (earnings guidance, perkiraan kinerja laba ke depan) untuk paruh pertama tahun ini. Kini kami menunggu penembusan yang bertahan (sustained break, artinya turun menembus dan tidak cepat kembali) di bawah level support 6.575 untuk mengonfirmasi gelombang turun berikutnya (support adalah area harga yang sering menahan penurunan). Bagi trader yang memperkirakan penurunan ini, membeli opsi put (kontrak derivatif yang biasanya naik nilainya saat harga aset turun) pada SPY atau SPX memberi cara langsung untuk mengambil posisi menuju target 6.494. Penembusan tegas 6.575 bisa menjadi sinyal untuk mempertimbangkan menambah posisi bearish ini. Melihat pola serupa pada 2022, kegagalan bertahan di level teknikal kunci sering mendahului penurunan cepat. Kami juga melihat ketakutan pasar meningkat, dengan VIX (indeks volatilitas yang sering disebut “indeks ketakutan”, mengukur perkiraan naik-turunnya pasar) naik dari level terendah 2025 dan diperdagangkan konsisten di atas 20 dalam beberapa minggu terakhir. Ini menunjukkan trader makin banyak membeli perlindungan (hedging, langkah untuk mengurangi risiko) terhadap penurunan besar. Trader derivatif dapat memakai opsi call VIX (call adalah kontrak yang biasanya untung saat harga naik) atau strategi seperti put debit spreads pada S&P 500 untuk memanfaatkan arah turun sekaligus perkiraan kenaikan volatilitas (volatilitas berarti tingkat besar-kecilnya pergerakan harga). Jika momentum bearish yang kuat terbentuk, kita bisa melihat penurunan tajam dan impulsif langsung menuju area 6.494. Skenario ini makin mungkin karena klaim pengangguran mingguan (weekly jobless claims, jumlah pengajuan bantuan pengangguran) naik untuk minggu ketiga berturut-turut, yang menunjukkan pasar tenaga kerja 2025 yang sebelumnya kuat mulai melemah. Dalam kasus ini, put berjangka lebih pendek (shorter-dated, artinya masa berlaku lebih dekat) dapat memberi hasil besar jika penurunan makin cepat. Sebagai alternatif, pasar bisa memasuki periode konsolidasi mendatar di atas 6.575 sebelum penurunan besar berikutnya. Pergerakan acak dalam rentang (chop, harga naik-turun tanpa arah jelas) kemungkinan menyulitkan taruhan yang hanya mengandalkan satu arah, tetapi bisa menjadi peluang untuk menjual call credit spreads (strategi opsi: menjual call dan membeli call lain di harga strike lebih tinggi untuk membatasi risiko; tujuannya mengumpulkan premi). Strike price adalah harga patokan dalam kontrak opsi. Contohnya strike jauh di atas puncak terbaru, seperti 6.800. Strategi ini memungkinkan mengumpulkan premi (premium, biaya yang diterima/dibayar untuk opsi) saat pasar bergerak mendatar atau turun perlahan.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code