Asahi Noguchi menunjukkan bahwa BoJ mungkin secara perlahan mengubah dukungan moneter berdasarkan tren ekonomi.

    by VT Markets
    /
    Nov 27, 2025
    Anggota dewan Bank of Japan, Asahi Noguchi, menyatakan bahwa jika kondisi ekonomi sesuai dengan perkiraan mereka, bank akan secara bertahap mengurangi akomodasi moneter. Noguchi menambahkan bahwa inflasi memerlukan pertumbuhan permintaan yang stabil dan peningkatan gaji nominal yang berkelanjutan untuk mencapai kestabilan. Pertumbuhan Indeks Harga Konsumen mungkin akan mengalami penurunan secara keseluruhan, tetapi sektor tertentu mungkin akan melihat reaksi berantai dari kenaikan harga, terutama makanan. Keberlanjutan peningkatan inflasi menuju target 2% bergantung pada momentum pertumbuhan gaji yang menyebar ke perusahaan kecil dan ekonomi regional.

    Yen Jepang dan Kebijakan Moneter

    Yen Jepang mempertahankan kenaikannya setelah pernyataan Noguchi, dengan USD/JPY turun 0,23% ke 156,12. Bank of Japan secara historis telah mengejar kebijakan moneter yang sangat longgar sejak 2013, termasuk suku bunga negatif dan pengendalian imbal hasil obligasi. Pada Maret 2024, Bank menaikkan suku bunga, menghentikan kebijakan yang sangat longgar karena faktor-faktor seperti melemahnya Yen dan meningkatnya harga energi. Perubahan ini terjadi di tengah keputusan bank sentral global lainnya untuk meningkatkan suku bunga, yang mempengaruhi nilai Yen terhadap mata uang besar lainnya. Perubahan kebijakan ini sebagian disebabkan oleh kenaikan inflasi Jepang dan prospek kenaikan gaji. Komentar terbaru dari anggota dewan Bank of Japan menunjukkan arah yang jelas menuju peningkatan suku bunga secara bertahap. Perubahan potensial dari suku bunga yang sangat rendah ini sudah memberikan dukungan bagi Yen Jepang, terlihat dengan pasangan USD/JPY yang jatuh sekitar 156,12. Kami percaya ini menandakan bahwa bank sentral semakin percaya diri dalam kemampuan ekonomi untuk menghadapi kebijakan yang lebih ketat.

    Proyeksi Inflasi dan Pertumbuhan Gaji

    Proyeksi inflasi yang berkelanjutan didukung oleh data terbaru, dengan CPI inti nasional Jepang tetap di atas target 2% selama 18 bulan berturut-turut, mencapai 2,3% untuk Oktober 2025. Keberlanjutan ini menunjukkan bahwa tekanan harga, yang awalnya dimulai dengan makanan dan energi, semakin meluas. Setelah bertahun-tahun melawan deflasi, inflasi yang stabil ini memberikan alasan bagi BoJ untuk terus menormalkan kebijakan. Momentum untuk peningkatan gaji, yang merupakan kondisi kunci bagi BoJ, tampaknya tetap kuat. Negosiasi upah musim semi “Shunto” 2025 mencapai rata-rata kenaikan gaji sebesar 4,5%, tertinggi dalam lebih dari tiga dekade. Kenaikan ini akhirnya menunjukkan tanda-tanda menyebar ke perusahaan kecil dan menengah, memberikan dasar yang kuat untuk permintaan konsumen. Untuk trader derivatif, ini memperkuat sikap optimis terhadap Yen dalam beberapa minggu mendatang dan memasuki tahun baru. Kami melihat nilai dalam posisi untuk USD/JPY yang lebih rendah, mungkin melalui pembelian opsi call JPY atau opsi put USD, untuk memanfaatkan perbedaan kebijakan yang semakin lebar. Strategi ini memungkinkan trader untuk mendapatkan keuntungan dari potensi pergerakan menuju 150,00 sambil mengelola risiko dalam pasangan mata uang yang bisa sangat volatil. Buat akun VT Markets Anda secara langsung dan mulai berdagang sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code