AUD/USD naik mendekati 0,7050 seiring peningkatan perekrutan di Australia mendukung Dolar, meski pengangguran lebih tinggi, membatasi kenaikan

    by VT Markets
    /
    Mar 19, 2026
    AUD/USD diperdagangkan di dekat 0,7050 pada Kamis, naik 0,34%, setelah data pekerjaan terbaru Australia mendukung Dolar Australia. Data dari Biro Statistik Australia menunjukkan tingkat pengangguran naik menjadi 4,3% pada Februari dari 4,1% pada Januari, lebih tinggi dari perkiraan. Pasar uang mengurangi perkiraan peluang kenaikan suku bunga pada Mei. (Pasar uang = pasar tempat instrumen keuangan jangka pendek diperdagangkan, dan sering dipakai untuk membaca perkiraan arah suku bunga.)

    Prospek RBA Masih Belum Jelas

    Pada saat yang sama, jumlah orang yang bekerja bertambah 48,9K dalam sebulan, di atas perkiraan 20,3K. Sinyal pasar tenaga kerja yang campur aduk membuat arah kebijakan Reserve Bank of Australia (RBA) belum jelas, sementara sikapnya yang tetap “hawkish” memberi dukungan. (Hawkish = cenderung mendukung suku bunga lebih tinggi untuk menekan inflasi.) RBA juga menyoroti risiko dari luar negeri, termasuk meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. RBA memperingatkan hal ini bisa memengaruhi pasar energi dan pertumbuhan ekonomi global, sehingga memengaruhi keputusan kebijakan dalam beberapa bulan ke depan. Dari sisi AS, penguatan Dolar AS berhenti sementara, sehingga membantu pasangan ini. Federal Reserve (bank sentral AS) menahan suku bunga di kisaran 3,50%–3,75% dan menekankan bahwa risiko inflasi masih ada. Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan diperlukan kemajuan lebih lanjut dalam menurunkan inflasi sebelum pemangkasan suku bunga dipertimbangkan. Ini bisa membatasi pelemahan Dolar AS dan menahan kenaikan AUD/USD dalam waktu dekat.

    Ide Strategi untuk Volatilitas dan Arah

    Jika melihat kembali ke awal 2025, gambarnya membingungkan: tingkat pengangguran naik, tetapi penciptaan lapangan kerja kuat. Ini membuat RBA terdengar hawkish, sehingga mendukung Dolar Australia di sekitar 0,7050. Pola “kekuatan ekonomi yang sebenarnya” yang bertabrakan dengan “angka utama” kini muncul lagi. (Angka utama/headline = angka yang paling sering dikutip di berita, misalnya tingkat pengangguran.) Hari ini, saat AUD/USD diperdagangkan lebih rendah di sekitar 0,6700, ketegangan serupa masih ada, tetapi risikonya lebih besar. Inflasi Australia terbukti sulit turun, dengan data CPI kuartalan terbaru tahun 2025 sebesar 3,8%, sehingga menekan RBA untuk menunda pemangkasan suku bunga. (CPI/Indeks Harga Konsumen = ukuran perubahan rata-rata harga barang dan jasa yang dibeli rumah tangga.) Sementara itu, inflasi AS juga tetap tinggi di 3,2%, sehingga Federal Reserve mempertahankan sikap hati-hati, berbeda dari harapan pasar yang menginginkan pelonggaran. (Pelonggaran/easing = kebijakan yang membuat kondisi keuangan lebih longgar, biasanya lewat penurunan suku bunga.) Perbedaan ekspektasi kebijakan antara RBA dan The Fed ini menambah ketidakpastian, yang cocok untuk trader opsi. Volatilitas tersirat untuk opsi AUD/USD tenor 3 bulan naik dari 8% menjadi di atas 10% dalam beberapa minggu terakhir, mencerminkan pasar yang memperkirakan pergerakan besar. (Volatilitas tersirat/implied volatility = perkiraan volatilitas yang “terbaca” dari harga opsi; makin tinggi, pasar menilai peluang pergerakan besar makin tinggi.) Kami menilai membeli straddle menjelang rapat RBA dan The Fed berikutnya bisa menjadi cara yang masuk akal untuk memanfaatkan kebimbangan ini. (Straddle = strategi opsi dengan membeli call dan put di harga strike dan jatuh tempo yang sama, untuk mencari untung dari pergerakan besar ke arah mana pun.) Bagi yang punya pandangan arah (directional), ketahanan ekonomi Australia—mirip dengan kuatnya data pekerjaan 2025—mengisyaratkan RBA mungkin harus bertahan hawkish lebih lama daripada The Fed. Ini membuka peluang kenaikan AUD/USD dari level sekarang. Bull call spread memungkinkan trader mengambil posisi untuk kenaikan menuju 0,6900 dengan risiko yang sudah dibatasi. (Bull call spread = membeli call dan menjual call lain di strike lebih tinggi untuk menekan biaya, dengan untung maksimum terbatas.) Risiko eksternal yang sebelumnya dikhawatirkan RBA tetap menjadi faktor penting yang bisa mengganggu skenario ini. Penyesuaian rantai pasok global yang masih berlangsung dan harga energi yang mudah berubah berarti guncangan global tak terduga bisa menguatkan Dolar AS sebagai aset aman. (Aset aman/safe haven = aset yang cenderung dibeli saat pasar panik.) Karena itu, posisi yang optimistis pun sebaiknya dilindungi (hedging), misalnya dengan memegang put berjangka lebih panjang sebagai “asuransi” portofolio. (Hedging = mengurangi risiko dengan posisi penyeimbang; long-dated put = opsi jual dengan jatuh tempo lebih lama.)

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code