AUD/USD naik sekitar sepertiga persen, memantul dari 0,6900, namun kemudian turun kembali ke bawah 0,6950 di tengah lonjakan harga ISM

    by VT Markets
    /
    Apr 2, 2026
    AUD/USD naik sekitar 0,3% pada Rabu, memantul dari 0,6900 sebelum turun lagi ke bawah 0,6950. Pasangan ini sedang pulih dari level terendah dua bulan di sekitar 0,6830 dan masih di bawah puncak Maret di sekitar 0,7120. Izin mendirikan bangunan (building permits, yaitu data jumlah persetujuan pembangunan properti) Australia pada Februari naik 29,7% dibanding bulan sebelumnya (MoM, *month on month*), melampaui perkiraan 6,5%. RBA (Reserve Bank of Australia, bank sentral Australia) menaikkan suku bunga acuannya (OCR, suku bunga utama bank sentral) ke 4,10% pada Maret, dan pasar memperkirakan sekitar 65% peluang kenaikan lagi pada Mei; neraca perdagangan (trade balance, selisih nilai ekspor dan impor) sebesar 2.500M (jutaan) diperkirakan pada Kamis.

    Data AS dan Kebijakan The Fed

    Data AS menunjukkan ADP jobs (laporan perkiraan perubahan pekerjaan sektor swasta) sebesar 62 ribu, di atas perkiraan 40 ribu, dan penjualan ritel (retail sales, total belanja konsumen di toko) naik 0,6% MoM. ISM Manufacturing Prices Paid (indeks biaya input yang dibayar pabrik) naik ke 78,3 dari 70,5, tertinggi sejak 2022, sementara ISM PMI (indeks aktivitas manufaktur) naik ke 52,7; sikap The Fed (bank sentral AS) tetap menahan suku bunga di 3,50% hingga 3,75%. Presiden Trump dijadwalkan menyampaikan pidato ke publik pada Rabu malam terkait perang dengan Iran. Pasar memantau perubahan sikap setelah komentar bahwa pasukan AS bisa keluar dalam dua sampai tiga minggu. Pada grafik 4 jam, AUD/USD berada di 0,6929 dan bertahan di atas area dukungan (support, batas bawah yang sering menahan penurunan) dekat 0,6875, dengan hambatan (resistance, batas atas yang sering menahan kenaikan) di 0,6954. EMA 200 periode (Exponential Moving Average, rata-rata pergerakan yang lebih menekankan data terbaru) berada dekat 0,6990, Stochastic RSI (indikator momentum, untuk melihat kondisi terlalu beli/jual) berada di atas 80, dan level support meliputi 0,6900, 0,6875, dan 0,6850.

    Strategi untuk Pasar yang Bergerak dalam Rentang

    Situasi berubah banyak selama setahun terakhir. Pada 2025, pasar memperkirakan peluang 65% RBA akan menaikkan suku bunga tunai 4,10% lagi, dan akhirnya sempat mencapai puncak 4,35%. Sekarang fokus berubah: pasar berjangka (futures market, pasar kontrak untuk harga di masa depan) memperkirakan peluang 70% setidaknya ada satu penurunan suku bunga sampai akhir 2026 karena inflasi Australia turun ke 3,4%. Tekanan inflasi di AS yang dulu sangat tinggi pada awal 2025 juga sudah mereda. Angka ISM Manufacturing Prices Paid 78,3 ternyata menjadi puncak, dan pembacaan terbaru Maret 2026 turun ke 55,8 yang lebih normal. Ini memberi ruang bagi The Fed untuk mulai menormalkan kebijakan secara bertahap, berbeda dengan kondisi “tahan suku bunga” di 3,50%–3,75% yang terlihat tahun lalu. Risiko geopolitik yang dulu jadi fokus pidato Presiden Trump pada 2025 soal Iran juga berkurang, sehingga permintaan aset aman (safe-haven, aset yang dicari saat pasar takut) untuk dolar AS menurun. Karena kedua bank sentral kini memberi sinyal condong lunak (dovish, cenderung mendukung suku bunga lebih rendah), AUD/USD masuk ke rentang baru dan berada jauh di bawah level tahun lalu. Kegagalan menembus rata-rata pergerakan 200 periode (moving average, rata-rata harga dalam sejumlah periode) di dekat 0,6990 pada 2025 menandai puncak penting sebelum penurunan berikutnya. Dalam kondisi kebijakan bank sentral yang makin mirip dan volatilitas (volatility, tingkat naik-turun harga) yang lebih rendah, strategi yang cocok adalah strategi yang untung saat harga bergerak dalam rentang. Menjual strangle out-of-the-money (posisi opsi menjual call dan put yang strike-nya jauh dari harga sekarang, untuk mendapat premi) pada AUD/USD terlihat sesuai, sehingga kita bisa mengumpulkan premi selama tidak terjadi pergerakan besar (breakout, tembus rentang). Strategi ini didasarkan pada pandangan bahwa RBA maupun The Fed kecil kemungkinan membuat pasar kaget dengan sikap lebih ketat (hawkish, cenderung mendukung suku bunga lebih tinggi) dalam beberapa minggu ke depan. Kita dapat menentukan strike (harga kesepakatan opsi) di sekitar level teknikal utama, misalnya menjual call dengan strike dekat 0,6750 dan menjual put dengan strike dekat 0,6450. Risiko utamanya adalah laporan inflasi yang tak terduga dari salah satu negara. Karena itu, kita perlu memperhatikan data CPI (Consumer Price Index, indeks harga konsumen) kuartalan dari Australia dan rilis bulanan dari Amerika Serikat.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code