Baker Hughes melaporkan jumlah rig minyak di AS telah turun dari 414 menjadi 409, menurut data terbaru

    by VT Markets
    /
    Mar 27, 2026
    Baker Hughes melaporkan bahwa jumlah rig minyak aktif di AS turun menjadi 409. Jumlah sebelumnya adalah 414. Jumlah rig minyak AS turun menjadi 409, berkurang lima rig dari minggu sebelumnya. Ini menunjukkan kemungkinan perlambatan produksi minyak AS di masa depan. Ini bisa dibaca sebagai sinyal harga minyak mentah cenderung naik dalam dua hingga tiga bulan ke depan.

    Penurunan Jumlah Rig Mengisyaratkan Pasokan Lebih Ketat

    Penurunan ini melanjutkan tren pengendalian belanja yang terlihat dari produsen shale (produsen minyak dari batuan serpih) sepanjang 2025, ketika jumlah rig pertama kali tertahan di bawah 450. Produsen jelas lebih memprioritaskan laba dibanding ekspansi besar-besaran. Penurunan aktivitas pengeboran yang berlanjut ini memperkuat alasan bahwa pasokan dalam negeri bisa lebih ketat di akhir tahun. Kabar ini muncul saat persediaan (stok minyak yang tersimpan) saat ini sudah menyusut. Laporan terbaru dari Energy Information Administration (lembaga pemerintah AS yang merilis data energi) menunjukkan stok minyak mentah AS turun 2,8 juta barel, mengejutkan pasar yang memperkirakan stok akan naik sedikit. Ini menjadi penurunan stok mingguan kedua berturut-turut, yang menguatkan pandangan bahwa permintaan masih kuat. Secara global, gambaran pasokan juga mendukung, karena OPEC+ (kelompok negara pengekspor minyak beserta mitranya) memberi sinyal akan mempertahankan kuota produksi (batas produksi) saat ini hingga kuartal kedua. Dengan kecilnya peluang kenaikan pasokan mendadak dari kelompok ini, ruang bagi harga untuk naik menjadi lebih terbuka. Pengaturan pasokan terkoordinasi ini mengurangi risiko turunnya harga minyak. Karena itu, kita bisa mempertimbangkan pembelian opsi call (kontrak yang memberi hak untuk membeli pada harga tertentu) pada kontrak futures WTI (kontrak berjangka minyak mentah acuan AS) bulan terdekat untuk bersiap jika harga naik. Volatilitas tersirat (perkiraan besarnya naik-turun harga yang tercermin dari harga opsi) saat ini berada di sekitar 34%, tidak terlalu tinggi, sehingga strategi membeli premi (biaya opsi) masih masuk akal. Bull call spread (strategi membeli opsi call dan menjual opsi call lain untuk mengurangi biaya dan membatasi risiko) juga bisa dipakai untuk menekan biaya masuk dan memperjelas batas risiko.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code