Kekhawatiran Pasar Terhadap Kebijakan Fiskal Inggris
Dengan pasangan GBP/USD yang berjuang di sekitar angka 1.3150, kami melihat kekhawatiran pasar terhadap kebijakan fiskal Inggris. Keputusan untuk membatalkan kenaikan pajak penghasilan, meskipun adanya defisit anggaran yang lebih rendah, menambah ketidakpastian mengenai pendanaan pemerintah di masa depan. Hal ini menunjukkan bahwa kekuatan pound kemungkinan besar bersifat sementara, menciptakan peluang bagi posisi bearish. Ekspektasi untuk pemotongan suku bunga Desember dari Bank of England semakin kuat, yang berdampak negatif pada Sterling. Swap indeks semalam kini mematok kemungkinan lebih dari 70% untuk pemotongan 25 basis poin bulan depan, sebuah perubahan signifikan setelah angka pertumbuhan Q3 yang lemah. Perbedaan kebijakan ini dengan Federal Reserve yang lebih berhati-hati membuat shorting pound terhadap dolar semakin menjadi perdagangan yang populer. Data inflasi Inggris minggu ini akan menjadi faktor kunci untuk pergerakan berikutnya dari pound. Kami memprediksi angka CPI akan turun di bawah 3% tahun-ke-tahun, yang akan memberikan sinyal jelas bagi Bank of England untuk mulai melonggarkan kebijakan. Ingatlah bagaimana penurunan tajam inflasi yang serupa pada akhir 2023 mendahului perubahan kebijakan yang dovish, dan kami mengharapkan reaksi pasar yang serupa saat ini.Kekuatan Dolar AS dan Strategi Perdagangan
Di sisi lain dari pasangan ini, dolar AS menemukan pijakannya saat pejabat Federal Reserve mendorong kembali terhadap pemotongan suku bunga yang dekat. Sementara pasar melihat kemungkinan pemotongan di bulan Desember, data Nonfarm Payrolls yang akan datang dapat dengan mudah menghapus peluang tersebut. Laporan pekerjaan yang kuat, dengan angka utama di atas 180.000 yang diperkirakan, kemungkinan besar akan mengangkat dolar dan mendorong GBP/USD menuju level 1.3000. Dengan latar belakang ini, kami sebaiknya mempertimbangkan untuk membeli opsi put GBP/USD dengan harga strike di bawah 1.3000. Posisi ini akan mendapatkan keuntungan dari penurunan berkelanjutan dalam pasangan mata uang yang dipicu oleh data Inggris yang lemah dan perbedaan kebijakan bank sentral. Kadaluarsa pada akhir Desember 2025 atau Januari 2026 akan menangkap potensi volatilitas menjelang pertemuan bank sentral yang akan datang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.