Bert Colijn dari ING mengatakan inflasi Januari turun menjadi 1,7%, membuat ECB tetap tenang hingga 2026.

    by VT Markets
    /
    Feb 27, 2026
    Inflasi zona euro turun menjadi 1,7% pada Januari, terkait efek dasar harga energi (perbandingan dengan harga tahun lalu) dan sesuai perkiraan. Inflasi diperkirakan tetap sedikit di bawah 2% hingga 2026. Inflasi inti (inflasi tanpa komponen yang mudah berubah seperti energi dan makanan) dilaporkan 2,2%, dekat dengan target Bank Sentral Eropa (ECB). Data Februari diperkirakan hampir tidak berubah, meski harga energi yang lebih tinggi bisa mendorong inflasi utama.

    Pasar Tenaga Kerja Zona Euro Tetap Kuat

    Tingkat pengangguran zona euro tetap dekat level terendah sepanjang sejarah. Tingkat lowongan kerja (persentase posisi kerja yang masih kosong) mulai kembali normal. Artikel ini menyebut dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan (AI, program komputer yang membantu membuat teks) dan ditinjau oleh editor. Dengan ECB berada dalam posisi yang nyaman, kami memperkirakan gejolak suku bunga (volatilitas, yaitu seberapa besar dan cepat harga berubah) tetap rendah dalam beberapa minggu ke depan. Inflasi bergerak seperti yang diperkirakan, dan inflasi inti mulai menetap di sekitar target 2%, sehingga tidak ada kebutuhan mendesak untuk mengubah kebijakan. Stabilitas ini menunjukkan bahwa menjual opsi (kontrak yang memberi hak untuk membeli/menjual di harga tertentu) pada kontrak berjangka suku bunga (interest rate futures, yaitu kontrak untuk memperdagangkan suku bunga di masa depan) bisa menjadi strategi yang layak. Sentimen pasar juga mencerminkan ketenangan ini, terlihat dari indeks VSTOXX (ukuran gejolak untuk opsi Euro Stoxx 50, yaitu indeks saham utama di zona euro) yang diperdagangkan dekat level rendah beberapa tahun terakhir di sekitar 14,5. Ini sangat berbeda dengan gejolak pada 2024 saat ECB menyelesaikan siklus kenaikan suku bunga. Kondisi saat ini menunjukkan pelaku pasar tidak memperkirakan guncangan besar yang berasal dari kebijakan bank sentral.

    Implikasi Strategi untuk Suku Bunga dan Valas

    Jika melihat ke belakang, kenaikan suku bunga yang agresif dan berakhir pada pertengahan 2024 dirancang untuk menekan inflasi tinggi pada tahun-tahun sebelumnya. Sekarang, dengan pengangguran zona euro bertahan di level terendah rekor 6,4% per Januari 2026, ECB bisa memilih pendekatan “tunggu dan lihat”. Ini mendukung strategi yang mendapat untung dari pasar yang bergerak dalam kisaran (range-bound, harga naik-turun dalam batas tertentu) dan dari turunnya nilai waktu (time value, bagian harga opsi yang menyusut saat mendekati jatuh tempo), seperti short strangle (strategi menjual opsi beli dan opsi jual sekaligus) pada kontrak berjangka EURIBOR Maret (EURIBOR adalah patokan suku bunga antarbank di euro). Risiko utama terhadap kondisi stabil ini tetap harga energi, yang bisa mendorong inflasi utama naik secara tak terduga. Kami memantau minyak Brent (patokan harga minyak global), yang naik 4% bulan ini menjadi di atas US$85 per barel setelah muncul lagi kekhawatiran pasokan. Kenaikan bertahan di atas US$90 bisa membuat pasar menilai ulang sikap pasif ECB. Untuk saat ini, arah euro terhadap dolar kemungkinan lebih dipengaruhi oleh berita dari Federal Reserve AS (bank sentral AS) daripada dari Frankfurt (markas ECB). Jalur kebijakan ECB yang stabil membuat euro kurang menjadi sorotan, sehingga fokusnya pada perbedaan kebijakan relatif. Ini menunjukkan strategi opsi pada EUR/USD (pasangan nilai tukar euro vs dolar) sebaiknya disusun berdasarkan perkiraan rilis data ekonomi AS dalam waktu dekat.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code