Pertimbangan Kebijakan Bank of Japan
Para pembuat kebijakan BoJ mengungkapkan ketidakpastian mengenai dampak kebijakan baru terhadap ekonomi mereka dan kenaikan suku bunga di masa depan. Sikap hati-hati BoJ dan optimisme pasar mengurangi daya tarik Yen sebagai aset aman, sedikit mendukung GBP/JPY, meskipun kemungkinan intervensi Jepang membatasi keuntungan pasangan mata uang tersebut. Tingkat Pengangguran ILO Inggris, sebagai indikator ekonomi penting, menunjukkan kesehatan pasar tenaga kerja dan secara signifikan mempengaruhi penilaian GBP. Peningkatan tingkat pengangguran menandakan pelemahan ekonomi, biasanya bersifat negatif bagi GBP, sementara penurunan bersifat positif. Rilis data berikutnya, yang dijadwalkan pada 11 November 2025, akan memberikan wawasan lebih lanjut ke pasar. Laporan pekerjaan Inggris yang dirilis hari ini, 11 November 2025, menunjukkan bahwa pengangguran telah naik menjadi 4,9%, level tertinggi yang kita lihat sejak 2021. Ini mengonfirmasi pendinginan pasar tenaga kerja dan memperkuat argumen untuk pemotongan suku bunga Bank of England (BoE) dalam bulan mendatang. Data ini menunjukkan bahwa setiap kekuatan pada Poundsterling Inggris kemungkinan akan terbatas. Dalam beberapa minggu mendatang, kita harus mempertimbangkan strategi yang menguntungkan dari potensi kelemahan Pound terhadap Yen. Membeli opsi put pada GBP/JPY bisa menjadi cara yang bijaksana untuk bersiap menghadapi pergerakan turun, karena ini menawarkan risiko yang terdefinisi jika pasangan tersebut tiba-tiba naik. Kita pada dasarnya bertaruh bahwa data ekonomi Inggris yang buruk akan lebih berat dibandingkan faktor lainnya.Kelemahan Yen Jepang yang Persisten
Namun, kita harus ingat kelemahan Yen Jepang yang persisten. Bank of Japan (BoJ) tetap tidak pasti tentang kenaikan suku bunga berikutnya, dengan mengutip kekhawatiran atas kebijakan perdana menteri baru dan pertumbuhan upah. Keraguan yang terus-menerus untuk memperketat kebijakan telah secara konsisten melemahkan Yen dan seharusnya memberikan dukungan bagi pasangan GBP/JPY, mencegah penurunan tajam. Melihat kembali, depresiasi Yen telah menjadi tema dominan sejak lonjakan inflasi global pada 2022-2023, saat BoJ berbeda dari bank sentral lainnya. Meskipun otoritas Jepang mungkin membicarakan intervensi, tindakan mereka secara historis hanya menawarkan kelegaan sementara bagi mata uang tersebut. Oleh karena itu, kita harus melihat setiap penurunan di GBP/JPY sebagai pertarungan antara dua mata uang yang melemah daripada penurunan sepihak. Buat akun VT Markets Anda sekarang dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.