Biro Sensus melaporkan bahwa pesanan barang tahan lama AS pada Januari relatif stabil, turun menjadi $321,2 miliar.

    by VT Markets
    /
    Mar 13, 2026
    Pesanan barang tahan lama AS pada Januari turun $0,1 miliar menjadi $321,2 miliar, setelah turun dalam tiga dari empat bulan terakhir. Desember mencatat penurunan 0,9%, direvisi dari -1,4%. Hasil ini lebih lemah dibanding perkiraan kenaikan 1,2%. Di luar transportasi, pesanan naik 0,4%, dan di luar pertahanan, naik 0,5%.

    Rincian Barang Tahan Lama

    Peralatan transportasi turun $1,0 miliar, atau 0,9%, menjadi $113,3 miliar, dan turun dalam tiga dari empat bulan terakhir. Kategori ini menjadi penyebab utama penurunan total. Setelah laporan, dolar AS tetap kuat. Indeks USD (DXY, ukuran nilai dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama) naik 0,3% pada hari itu ke 100,05. Kami melihat laporan barang tahan lama Januari yang datar sebagai sinyal jelas bahwa laju ekonomi melambat. Kelemahan ini, penurunan ketiga dalam empat bulan, menunjukkan bisnis menunda belanja modal besar (capital expenditures: pengeluaran perusahaan untuk membeli/meningkatkan aset seperti pabrik, mesin, dan peralatan). Selisih besar dari perkiraan pasar menegaskan sikap hati-hati ini. Kuatnya Dolar AS, dengan DXY bertahan di atas 100, tetap menonjol meski data manufaktur lemah. Ini menunjukkan pelaku pasar menilai Federal Reserve (bank sentral AS) akan lambat menurunkan suku bunga, terutama karena data inflasi terbaru Februari 2026 menunjukkan core PCE (inflasi inti PCE: ukuran inflasi pilihan The Fed yang mengecualikan harga makanan dan energi) masih tinggi di 2,8%. Pasar tampaknya memasang skenario “lebih tinggi lebih lama” (suku bunga tinggi bertahan lebih lama) dibanding bank sentral lain.

    Posisi Dan Risiko

    Sebagai respons, kami memantau opsi pada futures SOFR, saat pasar menyesuaikan lagi perkiraan waktu penurunan suku bunga pertama The Fed. (SOFR: suku bunga acuan pasar uang AS; futures: kontrak untuk memperdagangkan harga di masa depan; opsi: kontrak yang memberi hak beli/jual, bukan kewajiban.) Tanda tambahan pelemahan ekonomi dapat memicu perubahan harga yang cepat, sehingga meningkatkan nilai opsi yang bertaruh suku bunga lebih rendah di akhir tahun. Volatilitas tersirat (perkiraan pasar tentang besar-kecilnya pergerakan harga ke depan) bisa naik, membuat strategi yang untung dari pergerakan harga, seperti membeli call pada indeks VIX (VIX: indeks “ketakutan” yang mengukur volatilitas pasar saham AS; call: opsi untuk membeli), lebih menarik menjelang rapat FOMC (komite The Fed yang menetapkan kebijakan suku bunga). Kami mempertimbangkan opsi put pelindung pada ETF sektor industri, karena data ini langsung memengaruhi produsen. (ETF: reksa dana yang diperdagangkan seperti saham; put: opsi untuk menjual, sering dipakai sebagai lindung nilai.) Mengacu pada perlambatan 2015, terlihat pola serupa: manufaktur tertinggal, tetapi ekonomi jasa secara umum bertahan. Karena itu, paired trade (strategi memasang dua posisi sekaligus untuk mengurangi risiko), misalnya lebih hati-hati pada saham industri sambil netral pada S&P 500 (indeks saham besar AS), dapat menjadi pendekatan yang bijak.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code