Bitcoin menembus resistensi 74 ribu, memicu harapan pada Nifty; target jangka pendek 76–77 ribu, target jangka panjang 126 ribu+

    by VT Markets
    /
    Mar 5, 2026
    Bitcoin telah menembus area resistensi (batas harga yang sering menahan kenaikan) $74K dan struktur jangka pendek mengarah ke $76K–$77K. Proyeksi Wave-5 (gelombang ke-5 dalam Teori Elliott Wave, metode membaca siklus naik-turun harga) jangka panjang membuka jalur naik ke $126K+. Emas dan perak disebut masih dalam tren turun, dengan emas menemui resistensi di 5.250–5.275. Jalur turunnya dipetakan ke 5.000, dengan zona dukungan (area harga yang sering menahan penurunan) berikutnya di 4.800–4.850.

    Current Market Context And Risk Appetite

    Nifty 50 terlihat konsolidasi (bergerak mendatar dalam rentang), dengan dukungan di 24.300 dan pita dukungan lebih lebar 24.300–24.650. Rencana sesi berikutnya membahas kondisi gap-up (harga pembukaan melonjak di atas penutupan sebelumnya) dan target kenaikan. Bank Nifty digambarkan mendekati breakout (penembusan dari area batas) di atas 59.000, dengan target 60.000–60.500 memakai ekstensi Fibonacci Wave-3 (perhitungan target harga berbasis rasio Fibonacci pada gelombang ke-3). Rencana sesi berikutnya mencantumkan pemicu breakout. Tata Steel dipetakan dengan struktur yang menargetkan zona supply (area tekanan jual) 200–205, plus peta rencana sesi berikutnya. Kalyan Jewellers dinilai berada dalam fase koreksi (penurunan sementara dalam tren yang lebih besar), dengan resistensi di 615. Timeline video berlangsung dari 00:00 sampai 23:58 dan mencakup bagian 17:05 tentang korelasi kripto–ekuitas (hubungan pergerakan harga kripto dengan saham) dan struktur wedge (pola harga menyempit seperti baji). Penulisnya Abhishek H. Singh (WaveTalks), disebut memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun dalam Teori Elliott Wave.

    Derivatives Playbook For The Next Phase

    Dengan Bitcoin kini konsolidasi di sekitar $115.000, proyeksi makro Wave-5 menuju $126.000 yang kami petakan pada 2025 tampaknya mulai berjalan. Total kapitalisasi pasar kripto (nilai gabungan semua aset kripto) baru-baru ini menembus $4 triliun untuk pertama kalinya, menandakan selera risiko tinggi (risk-on: investor lebih berani mengambil risiko) yang merembet dari aset digital. Trader derivatif (pelaku instrumen turunan seperti futures dan opsi) perlu memantau korelasi ini, karena kekuatan kripto yang berlanjut bisa mendorong kenaikan lanjutan di saham. Melihat ke belakang, konsolidasi Nifty 50 di sekitar zona dukungan 24.300 pada 2025 adalah dasar penting untuk pergerakan saat ini menuju 29.000. Sekarang karena harga bertahan di atas 28.500, volatilitas tersirat (perkiraan gejolak harga ke depan yang tercermin pada harga opsi) menurun, terlihat dari India VIX (indeks “ketakutan” pasar India) turun di bawah 14 minggu lalu. Trader bisa mempertimbangkan membeli saat turun (buy the dip) dan memakai call spread (strategi opsi: beli call dan jual call di strike lebih tinggi untuk membatasi biaya dan keuntungan) untuk mengejar target lebih tinggi, karena strukturnya tetap bullish (bias naik). Breakout yang kita antisipasi pada Bank Nifty di atas 59.000 tahun lalu menjadi pemicu reli kuat, dan kini menguji level 68.000. Data yang menunjukkan pertumbuhan kredit bank swasta mencapai 18% year-over-year (YoY: dibanding periode yang sama tahun sebelumnya) untuk kuartal yang berakhir Desember 2025 mendukung momentum ini. Posisi long (bertaruh naik) di futures (kontrak berjangka) Bank Nifty atau bull call spread (strategi opsi yang diuntungkan saat harga naik) terlihat menarik, menargetkan level psikologis (angka bulat yang sering jadi perhatian pasar) 70.000. Logam mulia memberi gambaran yang lebih rumit. Walau emas mengikuti peta penurunan menuju 5.000 pada 2025, inflasi global yang tetap tinggi, tercatat 3,5% untuk Januari 2026, kini menjadi penopang. Ini membuat posisi short (bertaruh turun) makin berisiko, dan trader dapat mempertimbangkan protective put (membeli opsi put untuk melindungi portofolio saham dari penurunan) pada posisi saham atau posisi long kecil di futures emas untuk hedging (lindung nilai: mengurangi risiko). Untuk saham tertentu, Tata Steel terlihat berhasil menguji dan menembus zona supply 200–205 pada akhir tahun lalu, didorong dorongan infrastruktur pemerintah. Saham ini kini membangun basis (area akumulasi sebelum bergerak) untuk langkah berikutnya, sehingga cocok untuk strategi covered call (memegang saham lalu menjual opsi call untuk memperoleh pendapatan) sambil menunggu breakout berikutnya. Data terbaru produksi industri menunjukkan ekspansi 6%, memperkuat alasan bullish untuk sektor logam.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code