BNP Paribas memperkirakan euro akan menguat terhadap dolar seiring pertumbuhan ekonomi Eropa dan perubahan kebijakan fiskal AS.

    by VT Markets
    /
    Mar 9, 2026
    Tim Riset Ekonomi BNP Paribas memperkirakan euro akan menguat terhadap dolar AS, berdasarkan perubahan kebijakan fiskal AS (kebijakan pemerintah terkait pajak dan belanja negara) dan pertumbuhan ekonomi Eropa yang lebih kuat. Mereka memproyeksikan EUR/USD (nilai tukar euro terhadap dolar AS) di 1,20 pada Q4 2026 (kuartal keempat 2026). Pertumbuhan kawasan euro diproyeksikan 1,5% pada 2025 dan 1,6% pada 2026. Pertumbuhan diperkirakan sekitar 0,5% per kuartal selama 2026.

    Euro Dollar Outlook

    Untuk 2027, pertumbuhan diperkirakan rata-rata 1,6% karena efek carryover (dampak lanjutan dari pertumbuhan periode sebelumnya), meski laju per kuartal lebih lambat, 0,3% q/q (dibanding kuartal sebelumnya). Proyeksi ini mengasumsikan adanya langkah fiskal di Jerman, belanja militer yang lebih tinggi, serta investasi terkait AI (kecerdasan buatan) di Eropa, dengan pasar tenaga kerja yang tetap kuat (kondisi pekerjaan masih stabil). Perjanjian dagang Uni Eropa–AS disebut rapuh, sementara ketegangan dengan China dikatakan meningkat, sehingga menambah ketidakpastian. Inflasi diperkirakan tetap di bawah target 2% pada 2026. Inflasi diperkirakan naik pada 2027 secara moderat, sehingga ECB (Bank Sentral Eropa) akan menaikkan suku bunga pada H2 2027 (paruh kedua 2027). BNP Paribas memperkirakan deposit facility rate (suku bunga simpanan bank di bank sentral) mencapai 2,5%. Kami melihat euro menguat terhadap dolar, sehingga ini menjadi saat penting untuk bersiap untuk kenaikan bertahap. Dalam beberapa minggu ke depan, trader derivatif (trader instrumen turunan, seperti opsi) dapat mempertimbangkan posisi beli, misalnya membeli opsi call EUR/USD (kontrak yang memberi hak membeli pada harga tertentu) dengan jatuh tempo akhir 2026. Strategi ini sejalan dengan proyeksi pergerakan bertahap menuju 1,20 pada kuartal keempat.

    Trading Strategy Considerations

    Pandangan bahwa pertumbuhan Eropa menguat didukung data terbaru. PMI komposit kilat (indikator awal aktivitas bisnis gabungan manufaktur dan jasa) untuk Zona Euro naik menjadi 51,2 pada Februari, menunjukkan ekspansi (aktivitas ekonomi meningkat). Tren ini didorong oleh langkah fiskal Jerman dan peningkatan investasi di Eropa. Ini berbeda dengan tanda perlambatan di AS, ketika data penjualan ritel terbaru untuk Februari menunjukkan penurunan tipis 0,2%. Jika dilihat, ekonomi Eropa bertahan baik sepanjang 2025, menjadi dasar kuat untuk percepatan yang diharapkan tahun ini. Kekuatan relatif ini membuat euro menarik sebagai aset (instrumen investasi). Karena penguatan diperkirakan bertahap, implied volatility (perkiraan volatilitas yang tercermin dalam harga opsi) mungkin tidak terlalu tinggi, sehingga opsi berjangka lebih panjang bisa bernilai baik. Dengan inflasi Zona Euro tetap di bawah target, seperti terlihat pada estimasi kilat Februari sebesar 1,8%, Bank Sentral Eropa tidak diperkirakan menaikkan suku bunga sampai tahun depan. Stabilitas kebijakan ini membuat perhatian tetap pada penguatan dasar pertumbuhan yang mendorong mata uang. Karena itu, trader dapat bersiap untuk penguatan euro tanpa risiko dekat adanya kenaikan suku bunga yang mendadak.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code