Bob Savage mengatakan euro melemah mendekati 1,15 karena indeks sentimen turun di bawah 100, dolar tetap tinggi

    by VT Markets
    /
    Mar 30, 2026
    Euro sedang tertekan, dengan EUR/USD dekat 1,15. Indeks sentimen ekonomi Uni Eropa (EU) dan kawasan euro turun lebih jauh di bawah rata-rata jangka panjang 100 (patokan kondisi “normal”). Sentimen ekonomi EU turun 1,5 poin menjadi 96,7 pada Maret. Sentimen kawasan euro turun 1,6 poin menjadi 96,6. Euro banyak dijual karena kekhawatiran stagflasi (pertumbuhan lemah tetapi harga tetap naik) dan risiko energi. Arus penyesuaian kembali (rebalancing, yaitu penataan ulang porsi investasi) ke euro mungkin hati-hati karena tekanan ekonomi makro (kondisi ekonomi besar seperti inflasi, pertumbuhan, suku bunga) masih berlanjut dan perkiraan harga naik. Arus bulanan yang sudah dihaluskan (smoothed, yaitu dirata-ratakan agar tidak terlalu “berisik”) sejak akhir Februari menunjukkan INR dan EUR sebagai mata uang yang paling banyak dijual. Penjualan besar ini terkait kekhawatiran neraca pembayaran (balance of payments, catatan arus uang masuk-keluar suatu negara dari perdagangan dan investasi) dan ketakutan stagflasi. Rebalancing normal berarti menambah INR dan EUR serta mengurangi paparan (exposure, yaitu besarnya porsi/risiko) ke CNY dan BRL. Pendorong di balik posisi pasar (positioning, cara pelaku pasar menempatkan taruhan beli/jual) baru-baru ini belum mereda dan bisa makin kuat. Ketidakpastian keseluruhan naik di berbagai sektor. Perkiraan harga meningkat, menandakan dorongan pertumbuhan makin lemah. Euro terus menghadapi tekanan besar, dengan EUR/USD sulit bertahan di 1,1500 dan sempat menyentuh 1,1485. Perkiraan cepat (flash estimate, rilis awal/pendahuluan) untuk indeks Kepercayaan Investor Sentix kawasan euro bulan April turun lagi ke -18,5, menegaskan sentimen ekonomi yang buruk. Angka-angka ini menegaskan kekhawatiran pasar yang kuat tentang stagflasi dan pasokan energi. Arus rebalancing akhir bulan yang biasanya bisa membantu euro terlihat ragu-ragu. Dengan data inflasi HICP (Harmonised Index of Consumer Prices, ukuran inflasi standar Uni Eropa) kawasan euro yang dirilis cepat minggu lalu lebih tinggi dari perkiraan di 4,8%, Bank Sentral Eropa (ECB) berada dalam posisi sulit. Hambatan dasar (fundamental headwind, faktor utama yang menekan) ini menunjukkan strategi yang dominan saat ini adalah menjual saat euro menguat sebentar (fading, memanfaatkan kenaikan jangka pendek untuk kembali menjual). Bagi pedagang derivatif (instrumen turunan nilainya mengikuti aset lain, seperti opsi), kondisi ini mengarah pada membeli perlindungan jika euro turun (downside protection). Volatilitas tersirat (implied volatility, perkiraan gejolak harga yang “terbaca” dari harga opsi) pada opsi EUR/USD satu bulan naik ke 9,5%, dari rata-rata 7,2% pada kuartal sebelumnya, menandakan pasar bersiap menghadapi pergerakan harga yang lebih besar. Kami menilai strategi seperti membeli opsi put (hak untuk menjual pada harga tertentu) atau membuat bear put spread (strategi opsi put untuk untung saat harga turun dengan biaya lebih rendah) pada EUR/USD bisa efektif dalam beberapa minggu ke depan.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code