Kesabaran Kebijakan Sampai Data Lebih Jelas
Ia mengatakan Bank akan lebih memahami keseimbangan risiko, serta besarnya dan lamanya guncangan, pada rapat bulan April. Ia menambahkan bahwa meski biaya pinjaman lebih tinggi, ia tidak memperkirakan pinjaman akan anjlok karena sebelumnya tidak ada lonjakan pinjaman. Pasar tidak menunjukkan reaksi langsung pada Sterling setelah komentar tersebut. Saat pelaporan, GBP/USD sedikit lebih rendah di sekitar 1,3355. Bank of England menargetkan inflasi 2% dan menggunakan suku bunga acuan (base rate, yaitu bunga utama yang memengaruhi bunga pinjaman di ekonomi) untuk memengaruhi biaya pinjaman dan suku bunga secara luas. Suku bunga yang lebih tinggi bisa menguatkan Pound, sedangkan suku bunga yang lebih rendah bisa melemahkannya. Quantitative easing (QE) adalah kebijakan “membuat uang” untuk membeli aset (misalnya obligasi) dan biasanya melemahkan Sterling. Quantitative tightening (QT) adalah kebijakan menghentikan pembelian obligasi dan menghentikan penanaman kembali dana dari obligasi yang jatuh tempo; ini biasanya mendukung (menguatkan) Sterling.Prospek Sterling dan Implikasi Trading
Pesan Bank of England adalah tetap stabil, yang berarti suku bunga acuan saat ini 5,25% kemungkinan dipertahankan sampai situasi lebih jelas. Dengan data terbaru ONS (kantor statistik Inggris) yang menunjukkan CPI Februari tetap tinggi di 2,8% (CPI adalah ukuran rata-rata kenaikan harga barang dan jasa) dan pertumbuhan kuartal 4 2025 direvisi turun menjadi 0,0%, bank terlihat memilih menunggu. Ini berarti kebijakan akan ditentukan oleh data yang masuk dalam beberapa minggu ke depan, bukan rencana yang sudah ditetapkan. Sikap ini mencerminkan keyakinan bahwa risiko “spiral upah-harga” (ketika upah naik lalu harga ikut naik, dan berulang) yang terlihat pada 2023 sudah mereda, sehingga pembuat kebijakan punya lebih banyak ruang. Dulu, kenaikan suku bunga yang agresif adalah respons atas guncangan tersebut, tetapi kondisi sekarang berbeda. Dengan pertumbuhan upah Inggris yang melambat dari di atas 6% tahun lalu menjadi 4,5% yang lebih mudah dikelola, kekhawatiran soal dampak inflasi lanjutan ikut menurun. Ini menunjukkan harga derivatif (instrumen turunan, yaitu kontrak yang nilainya mengikuti aset/suku bunga) yang mengantisipasi pemotongan suku bunga besar sebelum musim panas bisa berisiko terkoreksi. Trader bisa mempertimbangkan menjual kontrak futures SONIA (SONIA adalah patokan suku bunga semalam di Inggris; futures adalah kontrak untuk “mengunci” perkiraan suku bunga/ harga di masa depan) untuk bertaruh bahwa pasar terlalu optimistis soal waktu pemangkasan suku bunga pertama. Sikap hati-hati Bank mengisyaratkan suku bunga jangka pendek akan bertahan lebih tinggi lebih lama dari perkiraan banyak pihak. Untuk Pound, nada hati-hati ini bisa menjadi penahan agar tidak turun lebih jauh, terutama saat bank sentral lain lebih jelas ingin melonggarkan kebijakan. Kami menilai memakai opsi (kontrak yang memberi hak, bukan kewajiban, untuk membeli/menjual pada harga tertentu) untuk menyampaikan pandangan tentang Sterling adalah langkah yang masuk akal, misalnya membeli opsi call GBP/USD jangka pendek menjelang rapat April. Strategi ini memberi peluang untung jika Pound naik bila Bank tetap stabil, sambil membatasi risiko jika harga turun. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.