CNBC melaporkan bahwa Iran telah menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi, menyusul tewasnya Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan AS–Israel.

    by VT Markets
    /
    Mar 9, 2026
    Iran telah menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi (pemimpin paling berkuasa) baru negara itu, lapor CNBC pada Minggu. Ia ditunjuk sedikit lebih dari seminggu setelah ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan AS-Israel. Mojtaba Khamenei berusia 56 tahun dan menjadi pemimpin ketiga Republik Islam. Penunjukan ini adalah suksesi turun-temurun (jabatan diwariskan dalam keluarga) pertama sejak monarki Pahlavi digulingkan dalam revolusi 1979.

    Reaksi Pasar dan Dampak Politik

    Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan pilihan seperti itu “tidak dapat diterima”. Ia juga mengisyaratkan ingin memilih sendiri pemimpin tertinggi baru, meskipun biasanya proses ini diawasi oleh ulama (pemimpin agama) Iran. Di pasar, West Texas Intermediate (WTI)—patokan harga minyak mentah AS—naik 16,77% pada hari itu menjadi $103,97 saat artikel ini ditulis. Melihat kembali kejadian tahun lalu, kenaikan cepat 16% harga minyak mentah WTI hingga di atas $100 per barel adalah reaksi jelas atas kematian pemimpin tertinggi. Walau harga kemudian lebih stabil dari puncaknya, naiknya putranya dan penolakan AS yang berlanjut berarti “premi risiko geopolitik” (tambahan harga karena risiko konflik/politik) kini sudah masuk ke harga pasar. Dalam beberapa pekan ke depan, ketegangan ini kemungkinan terlihat sebagai pergerakan harga yang tajam dan sulit diprediksi. Karena ketidakpastian, pedagang (trader) dapat mempertimbangkan memakai opsi (kontrak yang memberi hak, bukan kewajiban, untuk membeli/menjual aset pada harga tertentu) untuk membatasi risiko sambil tetap punya peluang untung jika situasi memburuk. Strategi long call spread (membeli opsi beli dan menjual opsi beli lain pada harga lebih tinggi untuk menekan biaya) pada WTI atau minyak Brent (patokan harga minyak internasional) untuk beberapa bulan ke depan bisa menjadi cara yang lebih hemat untuk bertaruh pada lonjakan harga lagi bila tensi antarnegara meningkat. Secara historis, ketegangan Timur Tengah, seperti invasi Kuwait tahun 1990, membuat harga minyak naik lebih dari dua kali lipat dalam waktu singkat. Volatilitas (tingkat naik-turun harga) juga tetap menjadi fokus, karena CBOE Crude Oil Volatility Index (OVX)—indeks yang mengukur perkiraan gejolak harga minyak—masih tinggi dibanding sebelum serangan 2025. Kita melihat OVX melonjak lebih dari 50% pada minggu-minggu setelah invasi Rusia ke Ukraina pada 2022, dan situasi sekarang bisa dibilang lebih bergejolak. Membeli call (opsi beli) pada indeks volatilitas bisa menjadi lindung nilai (hedge: cara mengurangi risiko) langsung terhadap guncangan pasar mendadak akibat berita dari kawasan itu.

    Lindung Nilai yang Lebih Luas dan Hal yang Perlu Dipantau

    Ketegangan ini juga berdampak pada sektor di luar energi, terutama pertahanan. Opsi pada ETF (dana indeks yang diperdagangkan seperti saham) kedirgantaraan dan pertahanan, seperti iShares U.S. Aerospace & Defense ETF (ITA), dapat dipertimbangkan sebagai cara sederhana untuk ikut menangkap naiknya risiko konflik. Setelah invasi 2022 ke Ukraina, ETF itu naik lebih dari 10% dalam kurang dari dua minggu, menunjukkan dana bisa cepat mengalir ke sektor ini saat krisis. Sebagai lindung nilai terhadap ketidakstabilan luas, opsi beli pada emas tetap menjadi posisi defensif yang masuk akal. Kontrak berjangka emas (futures: perjanjian membeli/menjual di masa depan pada harga tertentu) naik hampir 7% dalam sebulan setelah serangan awal 2025, berfungsi sebagai “aset aman” (safe haven: aset yang biasanya dicari saat krisis). Memantau pergerakan harga emas dibanding minyak dapat membantu melihat apakah pasar bereaksi karena takut atau hanya memperhitungkan gangguan pasokan. Fokus utama beberapa minggu ke depan adalah pergerakan kapal perang di dekat Selat Hormuz, jalur yang dilalui sekitar 20% cairan minyak bumi global. Gangguan di sana akan menjadi pemicu besar bagi posisi yang disebutkan. Perhatikan juga tarif asuransi pengiriman, karena kenaikan biaya ini sering muncul sebelum peristiwa besar di Teluk.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code