Reaksi Pasar Terhadap Berita Utama Geopolitik
Ia mengatakan AS akan menyerang “dengan level yang jauh, jauh lebih keras” jika Iran mengganggu pasokan minyak. Ia juga mengatakan harga minyak naik “secara buatan” karena konflik tersebut. Menteri keuangan G7 mengatakan mereka siap mengambil langkah untuk mendukung pasokan energi global. Mereka mengatakan akan memantau pasar energi dengan cermat dan bertemu bila diperlukan untuk berbagi informasi dan berkoordinasi di dalam G7 serta dengan mitra internasional. Laporan menyebut Trump mempertimbangkan melepas cadangan darurat (stok minyak pemerintah untuk keadaan darurat), menghentikan sementara pajak bensin federal, dan melibatkan Departemen Keuangan AS dalam pasar futures (kontrak berjangka, yaitu perjanjian membeli/menjual di harga tertentu untuk waktu mendatang) minyak.Manajemen Risiko Dan Strategi Opsi
Peristiwa tahun lalu membuat indeks volatilitas (ukuran seberapa besar harga “bergelombang”) minyak, OVX, melonjak lebih dari 60 poin, mirip ketidakstabilan pada awal perang Ukraina pada 2022. Kenaikan besar pada volatilitas tersirat (perkiraan volatilitas yang tercermin dari harga opsi) menunjukkan trader perlu siap memakai opsi (instrumen yang memberi hak membeli/menjual, bukan kewajiban) untuk memanfaatkan ayunan harga, bukan hanya menebak arah. Dalam beberapa minggu ke depan, strategi seperti membeli straddle (membeli opsi beli/call dan opsi jual/put sekaligus pada harga yang sama) bisa efektif jika ketegangan geopolitik serupa muncul. Kita harus ingat konferensi pers Presiden Trump sendirian menarik harga turun lebih dari 15% hanya dalam beberapa jam. Ini menegaskan intervensi politik adalah kekuatan pasar yang besar namun sulit diprediksi, dan dapat menahan kenaikan harga. Karena itu, memantau pernyataan pemimpin dunia sama pentingnya dengan melihat laporan persediaan mingguan dari EIA (Energy Information Administration, lembaga pemerintah AS yang merilis data energi). Diskusi pada 2025 tentang pelepasan cadangan darurat adalah faktor lain yang membatasi kenaikan. Pola ini dipakai sepanjang 2022, ketika pelepasan SPR (Strategic Petroleum Reserve, cadangan minyak strategis milik pemerintah AS) secara terkoordinasi membantu menurunkan harga dari di atas $120 ke kisaran $80. Potensi pelepasan cadangan strategis tetap menjadi alat utama pemerintah untuk melawan inflasi (kenaikan harga umum), sehingga membatasi keuntungan posisi beli. Melihat pergerakan harga harian yang sangat tajam pada 2025, memegang posisi futures long atau short secara langsung sangat berisiko. Menggunakan call atau put spread (strategi opsi dengan membeli satu opsi dan menjual opsi lain untuk membatasi risiko) membantu menetapkan risiko dengan jelas, sehingga Anda bisa ikut pergerakan tanpa risiko kerugian tak terbatas. Dengan volatilitas Brent saat ini relatif rendah di sekitar 35%, kejadian 2025 mengingatkan bahwa pasar bisa berubah cepat.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.