Proyeksi Pound Sterling
Pasangan GBP/USD mengalami kenaikan kecil, naik lebih dari 0.20% karena meningkatnya spekulasi tentang kemungkinan potongan suku bunga oleh Federal Reserve. Sentimen ini didukung oleh kemungkinan pencalonan Kevin Hassett untuk menggantikan Jerome Powell. Namun, data AS menunjukkan kontraksi dalam aktivitas bisnis selama sembilan bulan berturut-turut, dengan ISM Manufacturing PMI turun menjadi 48.2, dan angka ketenagakerjaan turun dari 46 menjadi 44. Imbal hasil Treasury mundur karena pasar mempertimbangkan langkah pelonggaran oleh bank sentral. Penafian hukum menekankan pentingnya penelitian pribadi dan sifat berisiko dari perdagangan, dengan FXStreet memberikan informasi hanya untuk tujuan informasi. Mengingat ketidakpastian saat ini, kita melihat pasangan GBP/USD terjebak antara dua kekuatan yang saling bertentangan. Di satu sisi, harapan akan penurunan suku bunga Bank of England (BoE) pada 18 Desember sangat tinggi, dengan pasar saat ini memperkirakan kemungkinan 85% akan ada potongan. Ini memberikan tekanan pada pound, terutama saat pasangan ini mundur dari puncak terbarunya di 1.3276. Kasus untuk penurunan suku bunga BoE semakin kuat, yang harus menekan sterling dalam waktu dekat. Data terbaru dari November 2025 menunjukkan inflasi Inggris turun menjadi 2.5%, dan pertumbuhan PDB Q3 datar, menunjukkan bahwa ekonomi terhenti dan memberikan alasan bagi bank untuk bertindak. Kebisingan politik yang terus berlanjut seputar anggaran pemerintah juga menambah lapisan risiko yang spesifik untuk Inggris, yang dapat membuat pound tetap defensif.Hambatan untuk USD
Namun, Dolar AS menghadapi hambatan tersendiri, mencegah penurunan tajam pada GBP/USD. Kita melihat data ISM Manufacturing AS untuk November menunjukkan kontraksi di 48.2, dan laporan Non-Farm Payroll bulan lalu juga menunjukkan pasar tenaga kerja yang melambat. Karena ini, Alat FedWatch CME sekarang menunjukkan kemungkinan 70% bahwa Federal Reserve akan memotong suku bunga dalam pertemuan Desember mendatang. Bagi para trader derivatif, “perlombaan untuk memotong” antara bank sentral menunjukkan periode volatilitas tinggi daripada tren arah yang jelas. Volatilitas implisit dalam opsi GBP/USD telah meningkat, mencerminkan ketidakpastian pasar menjelang dua pertemuan bank sentral utama bulan ini. Lingkungan ini bisa menguntungkan untuk strategi yang mendapatkan keuntungan dari fluktuasi harga, seperti long straddles, daripada taruhan arah yang jelas. Poin-poin penting yang perlu diperhatikan adalah keputusan Fed minggu depan dan pertemuan BoE pada 18 Desember. Until we get more clarity from these meetings, the pair is likely to remain locked in a struggle around the 1.3200 level. Traders should remain nimble, as the currency’s direction will ultimately be determined by which central bank signals a more aggressive easing cycle. Buat akun VT Markets Anda yang hidup dan mulai berdagang sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.