Danske melaporkan saham pekan lalu menguat berkat laba emiten teknologi, meski ada ketegangan Iran, harga minyak yang lebih mahal, dan imbal hasil obligasi yang lebih tinggi

    by VT Markets
    /
    May 4, 2026

    Pasar saham menutup pekan lalu lebih tinggi, dipimpin saham teknologi dan saham pertumbuhan (growth, yaitu saham perusahaan yang mengandalkan kenaikan pendapatan/ekspansi cepat), meski ketegangan terkait Iran dan kenaikan harga minyak menekan sentimen. Pasar juga melihat saham dan imbal hasil obligasi (bond yield, yaitu tingkat “bunga” yang diminta investor; biasanya bergerak berlawanan dengan harga obligasi) naik bersamaan.

    Korelasi negatif antara saham dan obligasi (negative correlation, yaitu ketika saham naik, obligasi cenderung turun, dan sebaliknya) disebut mulai kembali, setelah sebelumnya keduanya sering bergerak searah. Pekan ditutup dengan harga saham lebih tinggi bersamaan dengan yield yang juga naik.

    Kuatnya Laba Perusahaan Mendorong Kenaikan Pasar

    Musim laporan kinerja (earnings season, periode perusahaan merilis laporan keuangan) dinilai sangat kuat dan menjadi pendorong utama kenaikan terbaru. Risiko geopolitik terkait Iran dan kawasan Timur Tengah disebut berpotensi menekan pasar.

    Pasar saham disebut naik sekitar 6–7% sejak awal tahun (year-to-date/YTD), dengan imbal hasil dikatakan terutama didorong pertumbuhan laba yang positif, bukan perubahan valuasi (valuation, yaitu penilaian mahal-murahnya harga saham terhadap kinerja/pendapatan). Artikel ini mencatat dibuat dengan alat AI dan ditinjau editor.

    Dengan kuatnya laba kuartal pertama sebagai dasar, strategi yang cenderung optimistis (bullish, yaitu memperkirakan harga akan naik) pada saham patut dipertimbangkan. Laporan terbaru menunjukkan lebih dari 80% perusahaan dalam indeks S&P 500 (indeks 500 saham besar AS) melampaui perkiraan laba per saham/EPS (earnings per share, laba bersih per lembar saham) kuartal I 2026, sehingga menguatkan reli ini. Ini mengindikasikan pembelian opsi call (call option, kontrak yang memberi hak untuk membeli aset pada harga tertentu sebelum tanggal tertentu) pada indeks yang banyak berisi saham teknologi bisa menjadi langkah yang masuk akal dalam beberapa pekan ke depan.

    Ketegangan yang berlanjut di Timur Tengah membuat investor perlu tetap waspada terhadap guncangan. Minyak WTI (West Texas Intermediate, patokan harga minyak AS) menembus US$95 per barel, level tertinggi sejak lonjakan pada akhir 2025. Membeli opsi call yang “jauh di atas harga sekarang” (out-of-the-money/OTM, harga kesepakatan lebih tinggi dari harga pasar saat ini) pada ETF energi (exchange-traded fund, reksa dana yang diperdagangkan seperti saham) bisa menjadi lindung nilai (hedge, cara mengurangi risiko) jika terjadi eskalasi mendadak.

    Menyeimbangkan Eksposur Saham dan Obligasi

    Kembalinya pola klasik korelasi negatif saham dan obligasi disebut sebagai sinyal risk-on (risk-on, kondisi pasar saat pelaku pasar lebih berani mengambil risiko). Saat yield Treasury AS 10 tahun (obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun) bertahan di sekitar 4,8%, tren ini menunjukkan trader dapat mempertimbangkan posisi beli saham (long, diuntungkan jika harga naik) dipasangkan dengan posisi jual obligasi (short, diuntungkan jika harga turun). Ini bisa dilakukan dengan membeli opsi put (put option, kontrak yang memberi hak untuk menjual aset pada harga tertentu) pada dana obligasi berdurasi panjang seperti TLT (ETF yang berisi obligasi pemerintah AS jatuh tempo panjang; durasi panjang berarti lebih sensitif terhadap perubahan suku bunga).

    Momentum laba yang kuat bertindak sebagai penopang pasar dan dapat menekan volatilitas (volatility, tingkat naik-turun harga). Dengan indeks VIX (indeks “ketakutan” yang mengukur volatilitas perkiraan S&P 500) kembali di bawah 15, menjual cash-secured puts (menjual opsi put dengan menyiapkan dana tunai untuk membeli saham jika dieksekusi) atau put credit spreads (strategi spread: menjual put dan membeli put lain untuk membatasi risiko) pada perusahaan yang fundamentalnya kuat dan sudah melaporkan hasil bagus bisa menjadi opsi. Strategi ini memungkinkan investor menerima premi (premium, biaya yang diterima penjual opsi) sambil bertaruh bahwa latar laba yang kuat akan menahan penurunan tajam.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code