Data FXStreet menunjukkan harga emas di Malaysia naik, dengan hari Jumat mencatat kenaikan di pasar lokal secara keseluruhan.

    by VT Markets
    /
    Mar 20, 2026
    Harga emas di Malaysia naik pada Jumat, berdasarkan data FXStreet. Emas dihargai MYR 598,19 per gram, naik dari MYR 588,90 pada Kamis. Emas meningkat menjadi MYR 6.977,20 per tola (satuan berat emas yang umum dipakai di Asia Selatan), dari MYR 6.868,79 sehari sebelumnya. Harga lain yang tercantum adalah MYR 5.981,94 untuk 10 gram dan MYR 18.605,90 per troy ounce (satuan berat untuk logam mulia).

    Cara FXStreet Menghitung Harga Emas Lokal

    FXStreet menghitung harga emas Malaysia dengan mengubah harga internasional menggunakan kurs USD/MYR (nilai tukar Dolar AS terhadap Ringgit Malaysia) dan satuan lokal. Harga diperbarui setiap hari saat artikel diterbitkan dan hanya sebagai acuan, karena harga di pasar lokal bisa sedikit berbeda. Emas dipakai sebagai penyimpan nilai (aset yang cenderung menjaga daya beli) dan alat tukar, serta digunakan untuk perhiasan. Emas sering dipakai sebagai aset safe-haven (aset “tempat aman” saat pasar tidak pasti) dan sebagai pelindung dari inflasi (kenaikan harga) serta melemahnya mata uang. Bank sentral adalah pemegang emas terbesar. Menurut World Gold Council, mereka menambah 1.136 ton senilai sekitar $70 miliar pada 2022, pembelian tahunan tertinggi sejak pencatatan dimulai. Harga emas sering bergerak berlawanan arah dengan Dolar AS dan US Treasuries (obligasi pemerintah AS), dan juga bisa bergerak berlawanan dengan aset berisiko (misalnya saham). Harga juga dapat berubah karena peristiwa geopolitik, kekhawatiran resesi, suku bunga, serta kekuatan Dolar AS karena emas dihargai dalam dolar (XAU/USD: harga emas terhadap Dolar AS).

    Prospek Pasar Emas Dan Pertimbangan Trading

    Kami menilai kenaikan harga emas saat ini bukan sekadar pergerakan harian; ini mencerminkan dasar yang makin kuat untuk emas. Dorongan ini didukung pembelian bank sentral yang terus berlanjut dan meningkatnya perkiraan pelonggaran kebijakan uang (kebijakan bank sentral yang membuat suku bunga cenderung turun) pada paruh kedua tahun ini. Kondisi ini membuat aset safe-haven yang tidak memberi imbal hasil (aset yang tidak memberi bunga, seperti emas) makin menarik untuk diversifikasi portofolio (menyebar investasi agar risiko lebih rendah). Bank sentral melanjutkan tren pembelian agresif yang semakin cepat pada 2022. Pembelian bersih (total beli dikurangi total jual) tetap tinggi sepanjang 2024 dan 2025, dengan World Gold Council mencatat negara berkembang sangat aktif menambah cadangan. Data kuartal pertama 2026 menegaskan tren ini masih berlanjut, sehingga permintaan yang stabil untuk emas fisik (emas batangan/koin, bukan sekadar kontrak). Hubungan terbalik (ketika satu naik, yang lain cenderung turun) antara emas dan Dolar AS adalah faktor penting bagi trader (pelaku jual-beli jangka pendek) untuk dipantau dalam beberapa minggu ke depan. Saat Federal Reserve (bank sentral AS) terus memberi sinyal perubahan ke arah dovish (lebih mendukung suku bunga lebih rendah) untuk menopang ekonomi yang melambat, dolar melemah, sehingga mendukung emas. Ketidakpastian geopolitik juga mendorong investor menambah porsi aset yang dianggap penyimpan nilai. Dengan latar yang mendukung kenaikan (bullish: kondisi yang cenderung mendorong harga naik), kami menilai trader dapat mempertimbangkan strategi yang diuntungkan dari kenaikan harga dan kemungkinan naik-turunnya harga (volatilitas: tingkat perubahan harga yang cepat). Melihat opsi call berjangka panjang (call option: hak untuk membeli pada harga tertentu; berjangka panjang: masa berlakunya lama) pada kontrak berjangka emas (futures: kontrak beli/jual di masa depan) atau ETF emas besar (ETF: produk investasi yang diperdagangkan di bursa, mirip saham) bisa menjadi cara yang masuk akal untuk ikut tren ini. Pendekatan ini memungkinkan trader memanfaatkan potensi kenaikan sambil menetapkan risiko maksimum dengan jelas. Kami ingat bagaimana emas bergerak saat terjadi penurunan singkat pasar saham pada pertengahan 2025. Ketika aset berisiko tertekan oleh kekhawatiran resesi, emas tetap bertahan, menegaskan perannya sebagai lindung nilai (hedge: pelindung saat kondisi buruk) pada masa bergejolak. Riwayat itu menunjukkan mengapa menahan posisi pada logam mulia (precious metal: logam bernilai seperti emas) penting saat indikator ekonomi menjadi tidak menentu.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code