Data yang dihimpun FXStreet menunjukkan harga emas di Arab Saudi menguat, mencatat kenaikan pada sesi perdagangan Selasa.

    by VT Markets
    /
    Apr 14, 2026

    Harga emas di Arab Saudi naik pada Selasa, berdasarkan data yang dihimpun FXStreet. Emas dipatok di SAR 575,95 per gram, naik dari SAR 572,25 pada Senin.

    Emas naik ke SAR 6.717,77 per tola dari SAR 6.674,58 sehari sebelumnya. Harga lain yang tercantum adalah SAR 5.759,50 untuk 10 gram dan SAR 17.914,00 per troy ounce (ons troy, satuan berat logam mulia internasional sekitar 31,103 gram).

    Snapshot Harga Emas Saudi

    FXStreet mengonversi harga emas internasional ke riyal Saudi menggunakan kurs USD/SAR dan satuan lokal. Harga diperbarui setiap hari pada saat publikasi dan hanya sebagai referensi, karena harga di pasar lokal bisa berbeda.

    Bank sentral adalah pemegang emas terbesar. Mereka menambah 1.136 ton (ton metrik) atau sekitar US$70 miliar ke cadangan pada 2022, pembelian tahunan tertinggi yang pernah tercatat.

    Harga emas sering bergerak berlawanan arah dengan Dolar AS dan US Treasuries (obligasi pemerintah AS), dan juga bisa berlawanan arah dengan aset berisiko seperti saham. Harganya dapat berubah karena geopolitik, kekhawatiran resesi, suku bunga, dan Dolar AS, karena emas diperdagangkan dalam dolar (XAU/USD, kode untuk harga emas terhadap Dolar AS).

    Kenaikan emas belakangan ini melanjutkan tren kuat. Saat harga mendekati US$4.770 per ons, pergerakan ini melanjutkan momentum reli (kenaikan beruntun) yang terlihat pada fase pasar bullish (tren naik) 2024 dan 2025. Kekuatan ini menunjukkan faktor yang mendorong investor mencari aset safe haven (aset lindung nilai saat ketidakpastian) masih bertahan.

    Penggerak Pasar dan Strategi

    Reli ini terjadi meski Federal Reserve (bank sentral AS) menahan suku bunga, yang biasanya menekan emas. Namun, dengan data inflasi Maret 2026 dari Bureau of Labor Statistics (BLS, lembaga statistik AS) yang tetap tinggi di 3,9%, pelaku pasar memperkirakan The Fed sulit menaikkan suku bunga lagi tanpa meningkatkan risiko resesi. Kondisi ini mendukung aset tanpa imbal hasil seperti emas (emas tidak memberi bunga/kupon).

    Penopang utama lainnya adalah pembelian agresif dari bank sentral, tren yang makin cepat sejak pembelian besar pada 2022. Data awal World Gold Council (WGC, lembaga industri emas global) untuk kuartal I-2026 menunjukkan tambahan 290 ton ke cadangan resmi, dengan People’s Bank of China (bank sentral China) menyumbang porsi besar. Permintaan institusi yang konsisten ini membantu menahan penurunan harga karena penurunan dibeli kembali.

    Bagi pelaku pasar derivatif (instrumen turunan yang nilainya mengikuti aset acuan), kondisi ini mengarah pada penggunaan opsi untuk mengelola harga yang sudah tinggi dan volatilitas (besarnya fluktuasi) yang diperkirakan meningkat dalam beberapa pekan. Membeli call option (hak membeli pada harga tertentu) atau call spread (strategi gabungan membeli dan menjual call dengan harga berbeda) bisa memberi peluang ikut kenaikan sambil membatasi risiko secara jelas, relevan ketika pasar berada di rekor. Perlu juga memantau hubungan berlawanan arah dengan S&P 500 (indeks saham utama AS), yang melemah 4% dalam sebulan terakhir dan bisa mendorong arus dana safe haven ke logam mulia.

    Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code