Data yang dihimpun FXStreet menunjukkan harga emas di India meningkat, dengan emas naik pada hari Jumat menurut angka-angka tersebut.

    by VT Markets
    /
    Mar 20, 2026
    Harga emas di India naik pada hari Jumat, berdasarkan data FXStreet. Emas dihargai INR 14.176,77 per gram, naik dari INR 13.956,23 pada hari Kamis. Harga per tola naik menjadi INR 165.356,80 dari INR 162.782,80 sehari sebelumnya. Harga lain yang tercantum adalah INR 141.768,90 untuk 10 gram dan INR 440.947,10 per troy ounce (satuan berat emas internasional sekitar 31,1035 gram).

    India Gold Price Snapshot

    FXStreet menghitung harga emas India dengan mengonversi harga internasional memakai kurs USD/INR (nilai tukar Dolar AS terhadap Rupee India) dan satuan lokal. Angka-angka ini diperbarui setiap hari saat publikasi dan hanya sebagai acuan, karena harga di pasar lokal bisa berbeda. Bank sentral adalah pemegang emas terbesar. Mereka menambah 1.136 ton senilai sekitar $70 miliar pada 2022, menurut World Gold Council (lembaga industri yang mengumpulkan data pasar emas), ini total tahunan tertinggi yang pernah tercatat. Emas sering bergerak berlawanan arah dengan Dolar AS dan US Treasuries (obligasi pemerintah AS), dan juga bisa bergerak berlawanan dengan aset berisiko. Harganya dapat bereaksi terhadap ketegangan geopolitik, kekhawatiran resesi (perlambatan ekonomi), suku bunga, dan perubahan Dolar AS karena emas dihargai dalam dolar (XAU/USD, kode harga emas terhadap Dolar AS).

    Key Drivers To Watch

    Hambatan utama bagi emas adalah Dolar AS yang kuat, didukung oleh sikap Federal Reserve (bank sentral AS) yang berhati-hati soal penurunan suku bunga lebih lanjut. Setelah rangkaian kenaikan suku bunga yang berakhir pada 2024, pasar kini memperkirakan pelonggaran yang lebih lambat, sehingga menekan aset berdenominasi dolar seperti emas. Tanda kebijakan The Fed yang lebih “dovish” (lebih cenderung menurunkan suku bunga) bisa memicu kenaikan yang besar. Faktor pendukung utama tetap pembelian besar-besaran oleh bank sentral, tren yang terlihat sejak pembelian rekor pada 2022. Pola ini berlanjut hingga 2025, ketika bank sentral bersama-sama menambah lebih dari 1.050 ton ke cadangan mereka, menurut data World Gold Council. Permintaan yang konsisten, terutama dari negara berkembang, membuat harga memiliki penopang yang kuat. Ketidakstabilan geopolitik dan pasar saham yang gelisah menambah daya tarik emas sebagai aset safe haven (aset “tempat aman” saat kondisi tidak pasti). Saat pasar saham mundur dari puncak akhir 2025, investor meningkatkan porsi emas untuk diversifikasi portofolio (membagi investasi agar risiko tidak terkonsentrasi). Pelaku pasar derivatif (produk turunan seperti kontrak yang nilainya mengikuti aset lain) dapat memakai opsi (kontrak yang memberi hak beli/jual pada harga tertentu) untuk bersiap menghadapi lonjakan volatilitas (naik-turun harga) akibat berita internasional. Ini menciptakan kondisi yang saling tarik-menarik untuk emas: Dolar yang kuat berhadapan dengan permintaan fisik dan permintaan sebagai safe haven yang tinggi. Ketegangan ini kemungkinan menentukan perdagangan dalam waktu dekat, dan mungkin menahan emas dalam kisaran tertentu. Trader perlu memantau penembusan yang jelas, baik karena perubahan pilihan kata The Fed maupun peningkatan besar risiko global. Buat akun live VT Markets dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code