Bagaimana FXStreet Menghitung Harga Emas India
FXStreet memperkirakan harga emas India dengan mengubah harga internasional memakai kurs USD/INR (nilai tukar Dolar AS terhadap Rupee India) dan satuan lokal. Angka ini diperbarui setiap hari saat artikel diterbitkan dan hanya sebagai acuan, karena harga setempat bisa berbeda. Bank sentral menyimpan cadangan emas terbesar. Data World Gold Council (lembaga yang memantau pasar emas global) menyebut bank sentral menambah 1.136 ton emas senilai sekitar $70 miliar pada 2022, total tahunan tertinggi dalam catatan. Emas sering bergerak berlawanan dengan Dolar AS dan obligasi pemerintah AS (US Treasuries, surat utang pemerintah AS), dan juga bisa bergerak berlawanan dengan aset berisiko seperti saham. Harganya dapat berubah karena peristiwa geopolitik, kekhawatiran resesi (perlambatan ekonomi besar), suku bunga, dan perubahan nilai Dolar AS, karena emas dihargai dalam dolar (XAU/USD, simbol harga emas terhadap Dolar AS).Pertimbangan Strategi untuk Opsi Emas
Kami melihat kondisi saat ini dipengaruhi oleh perkiraan kebijakan bank sentral. Setelah kenaikan suku bunga yang agresif hingga 2025, data terbaru yang menunjukkan perlambatan manufaktur membuat pasar menilai peluang lebih dari 60% bahwa Federal Reserve (bank sentral AS) akan menurunkan suku bunga pada kuartal ketiga. Karena suku bunga yang lebih rendah mengurangi “biaya peluang” (keuntungan yang hilang) saat memegang emas batangan yang tidak memberi imbal hasil (non-yielding bullion, emas fisik yang tidak membayar bunga/kupon), membeli opsi beli (call option, hak untuk membeli pada harga tertentu) dengan jatuh tempo akhir 2026 bisa menjadi langkah strategis. Inflasi tetap menjadi faktor utama yang mendukung emas, meski sudah turun dari puncaknya. Data terbaru Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index/CPI, ukuran perubahan harga barang dan jasa) berada di 2,9%, masih di atas target bank sentral. Inflasi yang bertahan ini mendorong permintaan emas sebagai penyimpan nilai (store of value, aset untuk menjaga nilai uang), sehingga membantu menahan penurunan harga. Permintaan kuat dari bank sentral belum melemah. Data akhir World Gold Council untuk 2025 menunjukkan bank sentral, terutama di negara berkembang, menambah 950 ton ke cadangan. Pembelian besar oleh lembaga ini mendukung harga dan dapat menjadi alasan untuk menjual opsi jual yang jauh dari harga pasar (out-of-the-money put option, opsi jual yang baru menguntungkan jika harga turun jauh) untuk memperoleh premi (premium, uang yang diterima penjual opsi). Dengan kondisi ini, momentum saat ini dapat dipakai sebagai titik masuk. Volatilitas tersirat (implied volatility, perkiraan pasar tentang besar-kecilnya pergerakan harga ke depan) pada opsi emas naik, mencerminkan antisipasi pergerakan harga karena rilis data ekonomi. Kita bisa memakai bull call spread (strategi membeli call dan menjual call lain pada harga lebih tinggi) untuk mengejar potensi kenaikan sambil mengurangi sebagian biaya dari volatilitas yang lebih tinggi. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.