Prospek Inflasi dan Pertumbuhan
DBS memperkirakan inflasi CPI (Indeks Harga Konsumen, ukuran kenaikan harga barang dan jasa yang dibeli rumah tangga) Februari di atas 1,5%, dibanding 0,7% pada Januari, karena harga makanan dan jasa lebih tinggi selama periode liburan. Badan statistik nasional Taiwan telah menaikkan proyeksi pertumbuhan PDB (Produk Domestik Bruto, total nilai barang dan jasa yang dihasilkan ekonomi) 2026 menjadi 7,7% dan menyesuaikan proyeksi inflasi CPI 2026 menjadi 1,7%. Laporan tersebut mencatat proyeksi 2026 yang diperbarui dari agensi itu secara umum sejalan dengan perkiraan DBS. Artikel ini menyebut dibuat dengan bantuan alat AI (kecerdasan buatan) dan ditinjau oleh editor.Pertimbangan Penempatan Pasar
Kenaikan resmi proyeksi PDB 2026 menjadi 7,7% menjadi pendorong kuat bagi pasar saham. Tingkat pertumbuhan ini, yang tertinggi sejak pemulihan setelah krisis keuangan pada 2010, menunjukkan bahwa penilaian harga saat ini mungkin belum sepenuhnya memasukkan perkiraan kenaikan laba. Dari sisi mata uang, data ekonomi yang kuat kemungkinan memberi tekanan naik pada Dolar Taiwan Baru (TWD). USD/TWD (nilai tukar dolar AS terhadap dolar Taiwan) sudah melemah dari sekitar 31,4 menjadi 31,0 pada Februari 2026, dan tren ini bisa berlanjut. Walau CPI Februari diperkirakan naik di atas 1,5%, ini terutama karena dampak liburan sementara dan kecil kemungkinan membuat bank sentral segera bertindak. Proyeksi inflasi setahun penuh pemerintah sebesar 1,7% menunjukkan fokus utama tetap pada pertumbuhan. Prospek inflasi yang stabil, bersama pertumbuhan tinggi, menciptakan kondisi yang mendukung aset berisiko (instrumen investasi dengan harga yang bisa naik-turun lebih besar, seperti saham). Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.