Derek Halpenny dari MUFG mengatakan IEA berencana merilis 300–400 juta barel, sehingga tekanan pasokan berkurang selama beberapa minggu.

    by VT Markets
    /
    Mar 11, 2026
    IEA telah mengusulkan pelepasan cadangan minyak terbesar yang pernah ada sebesar 300–400 juta barel, seperti dilaporkan oleh *The Wall Street Journal*. Rencana ini terkait dengan pembahasan di antara negara-negara G7 setelah harga minyak mentah naik pada hari Senin. Sekitar 20 juta barel minyak dikirim melalui Selat Hormuz setiap hari. Pelepasan 300–400 juta barel akan menutupi sekitar 15–20 hari arus pengiriman jika Selat tersebut ditutup.

    Cakupan Pasokan Jika Selat Hormuz Terganggu

    Arab Saudi telah memindahkan sebagian ekspor ke pantai barat. Ini bisa memperpanjang lama waktu pelepasan cadangan membantu mengurangi kekurangan pasokan. Artikel tersebut menyebut asumsi durasi konflik 3–4 minggu. Artikel itu juga menyatakan tulisan dibuat menggunakan alat AI (alat kecerdasan buatan) dan ditinjau oleh editor (penyunting). Tahun lalu, laporan tentang potensi pelepasan cadangan IEA sebesar 300–400 juta barel menenangkan pasar saat gangguan di Hormuz. Suntikan pasokan besar ini dimaksudkan untuk menutup kekurangan pasokan selama beberapa minggu. Ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah akan bertindak untuk menahan lonjakan harga yang tidak terkendali. Melihat situasi hari ini, 11 Maret 2026, gambarnya berbeda. Cadangan minyak strategis global (cadangan minyak pemerintah untuk keadaan darurat), terutama di AS, mendekati level terendah dalam 40 tahun setelah pengurangan besar pada 2022 dan pelepasan yang lebih kecil setelahnya. Ini berarti kemampuan mengulang intervensi sebesar itu sekarang sangat terbatas.

    Dampak Pada Perubahan Harga Tajam Dan Penempatan Opsi

    Ketiadaan “penyangga” ini menunjukkan setiap eskalasi geopolitik baru bisa berdampak lebih besar dan lebih lama pada harga minyak mentah. CBOE Crude Oil Volatility Index (OVX) (indeks yang mengukur perkiraan perubahan harga minyak dari harga opsi) sudah tinggi, berada di sekitar 38, mencerminkan ketegangan pasar. Karena itu, kita perlu bersiap untuk perubahan harga yang lebih tajam dibandingkan 2025. Bagi trader derivatif (produk turunan seperti opsi dan kontrak berjangka), ini berarti strategi “mengincar perubahan harga tajam” menjadi lebih menarik. Membeli straddle (membeli opsi beli dan opsi jual pada harga dan jatuh tempo yang sama) atau strangle (membeli opsi beli dan opsi jual dengan harga yang berbeda namun jatuh tempo sama) bisa efektif dalam beberapa minggu ke depan untuk memanfaatkan pergerakan harga besar ke arah mana pun. Mengingat cadangan pasokan yang tipis, memiliki opsi (hak untuk membeli/menjual pada harga tertentu) bisa lebih baik daripada memegang kontrak futures/berjangka (kontrak untuk membeli/menjual di masa depan pada harga yang disepakati) secara langsung untuk mengelola risiko.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code