Deutsche Bank menilai pemulihan Jerman melambat akibat energi yang lebih mahal dan ketegangan Timur Tengah, pangkas proyeksi pertumbuhan 2026

    by VT Markets
    /
    Apr 13, 2026

    Ekonom Deutsche Bank mengatakan pemulihan ekonomi Jerman tertunda karena biaya energi yang lebih tinggi dan ketidakpastian terkait konflik di Timur Tengah. Mereka menurunkan proyeksi pertumbuhan 2026 menjadi 1,0% dari 1,5%, sementara proyeksi 2027 dipertahankan di 1,5%.

    Inflasi diperkirakan rata-rata 2,7% tahun ini, dengan tingkat inflasi tahunan gabungan naik ke 2,7% akibat guncangan harga energi (kenaikan mendadak harga energi yang menekan biaya hidup dan biaya produksi). Data terbaru menunjukkan produksi industri lemah, sementara ekspor lebih kuat dan inflasi inti (inflasi tanpa komponen harga yang paling bergejolak seperti energi dan pangan) stabil.

    Manufacturing Orders And Growth Outlook

    Di sektor manufaktur, pesanan baru stabil pada Februari, naik 0,9% dibanding bulan sebelumnya (month on month/bulan ke bulan), namun di bawah perkiraan. Ini terjadi setelah penurunan pada Januari yang terkait berkurangnya pesanan besar.

    Kesepakatan awal atas paket reformasi pajak penghasilan berpotensi dicapai sebelum angka-angka kunci untuk anggaran 2027 dipaparkan pada 29 April.

    Pemulihan ekonomi Jerman mundur karena biaya energi lebih tinggi dan ketidakpastian di Timur Tengah. Proyeksi pertumbuhan 2026 dipangkas menjadi 1,0%, menandakan ekonomi melambat. Ini menunjukkan sikap hati-hati atau cenderung negatif terhadap indeks DAX Jerman (indeks saham acuan yang berisi perusahaan-perusahaan besar di Jerman), yang kesulitan bergerak jelas di sekitar level 17.800.

    Guncangan energi masih berlangsung, dengan Brent (harga acuan minyak mentah global) bertahan di atas US$95 per barel, jauh di atas rata-rata sekitar US$82 pada 2025. Ini langsung menekan pabrikan Jerman dan meningkatkan volatilitas pasar (naik-turunnya harga yang lebih tajam). Pelaku pasar dapat mempertimbangkan strategi yang diuntungkan saat ketidakpastian tinggi, seperti membeli opsi jual/put (kontrak yang memberi hak menjual aset pada harga tertentu) pada saham industri yang sensitif terhadap energi, atau memakai opsi untuk memperdagangkan volatilitas (memanfaatkan perubahan besar kecilnya pergerakan harga).

    Key Catalysts And Trading Implications

    Pada saat yang sama, inflasi diproyeksikan rata-rata 2,7% tahun ini, di atas target Bank Sentral Eropa/ECB (bank sentral kawasan euro yang menetapkan kebijakan suku bunga). Data Eurostat terbaru menunjukkan inflasi Zona Euro 2,6% pada Maret, menegaskan tekanan harga belum cepat mereda. Kombinasi pertumbuhan lemah dan inflasi yang tetap tinggi membatasi ruang ECB untuk mendukung ekonomi, sehingga menjadi hambatan bagi saham dan obligasi (surat utang yang nilainya sensitif terhadap perubahan suku bunga).

    Data terbaru menegaskan pelemahan ini, dengan angka produksi industri dari Destatis (badan statistik resmi Jerman) menunjukkan turun 0,5% pada Februari. Meski ekspor yang lebih kuat menjadi sisi positif, kenaikan pesanan manufaktur yang hanya 0,9% dinilai mengecewakan. Ini mengarah pada peluang posisi jual/short (strategi mendapat untung saat harga turun) pada emiten yang sangat bergantung pada ekonomi domestik Jerman.

    Menjelang 29 April, pasar mencermati kabar paket reformasi pajak penghasilan sebelum angka anggaran 2027 dipaparkan. Perkembangan apa pun dapat memicu pergerakan jangka pendek. Pelaku pasar perlu bersiap menghadapi volatilitas yang lebih tinggi di sekitar tanggal tersebut, yang bisa membuka peluang pada derivatif mata uang (instrumen turunan untuk lindung nilai atau spekulasi) yang melibatkan euro.

    Buat akun live VT Markets dan mulai trading sekarang.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code