Ketegangan Timur Tengah dan Permintaan Dolar
Jika menengok kembali ke 2025, kita ingat tekanan pada GBP/USD akibat ketegangan Timur Tengah dan perpindahan dana ke Dolar AS sebagai aset “aman” (safe haven, yaitu mata uang yang biasanya dicari saat pasar takut risiko). Pada periode itu, pasangan ini sulit bertahan di level penting seperti 1,3300 karena pasar cenderung menghindari risiko (risk aversion, artinya investor mengurangi aset berisiko). Sentimen ini menguatkan tren Dolar yang menguat dan sebagian besar berlanjut. Hari ini, pasangan ini diperdagangkan jauh lebih rendah, dekat 1,2850, karena perbedaan kondisi ekonomi antara AS dan Inggris makin jelas (economic divergence, artinya arah dan kekuatan ekonomi kedua negara berbeda). Ekonomi AS terlihat lebih tahan banting, sementara Inggris masih menghadapi hambatan. Perbedaan ini menjadi tema utama untuk penentuan posisi dalam beberapa minggu ke depan. Data inflasi Inggris terbaru menunjukkan inflasi utama (headline inflation, yaitu angka inflasi total) masih tinggi di 3,1%, dan Bank of England (bank sentral Inggris) kembali menahan suku bunga pekan lalu. Nada hati-hati mereka menunjukkan mereka tidak terburu-buru memberi stimulus (stimulus, yaitu langkah untuk mendorong ekonomi), yang bisa terus menekan Pound. Kondisi ini membuat kami berhati-hati terhadap kenaikan Sterling yang besar dan bertahan lama. Sebaliknya, laporan Non-Farm Payrolls AS (NFP, data jumlah pekerjaan di AS di luar sektor pertanian) terbaru pada awal Maret menunjukkan penambahan kuat 265.000 pekerjaan, melampaui perkiraan. Kekuatan ini memberi Federal Reserve (bank sentral AS) kelonggaran dan memperkuat daya tarik Dolar karena dasar ekonomi yang kuat (fundamental, yaitu kondisi ekonomi yang mendasari). Kami memperkirakan dinamika ini akan menahan pelemahan Dolar AS terhadap mata uang utama lain.Strategi Opsi untuk GBP USD
Bagi trader, ini menunjukkan bahwa membeli opsi put pada GBP/USD dengan harga kesepakatan (strike price, yaitu harga yang dipakai sebagai acuan hak beli/jual pada opsi) sekitar 1,2750 bisa menjadi langkah yang bijak. Strategi ini memungkinkan keuntungan jika Pound turun lebih jauh, sambil membatasi kerugian hanya pada premi (premium, yaitu biaya yang dibayar untuk membeli opsi). Ini adalah cara dengan risiko yang sudah jelas untuk menyatakan pandangan bearish (bearish, yaitu memperkirakan harga turun) pada pasangan ini. Kami juga melihat kenaikan volatilitas tersirat satu bulan (one-month implied volatility, perkiraan besar-kecilnya gerak harga yang “terbaca” dari harga opsi), kini sekitar 8,5%, naik dari 6% di awal tahun. Ini menunjukkan pasar memperkirakan pergerakan harga yang lebih besar, kemungkinan menjelang pengumuman bank sentral pada April. Bagi yang belum yakin arah, strategi berbasis volatilitas seperti long straddle (membeli opsi call dan put sekaligus pada strike yang sama untuk mengambil untung dari pergerakan besar ke atas atau ke bawah) bisa dipertimbangkan. Namun, jika data ekonomi Inggris membaik secara tak terduga, bisa terjadi pembalikan (reversal, yaitu perubahan arah harga secara cepat). Untuk bersiap pada skenario yang peluangnya lebih kecil ini, membeli opsi call out-of-the-money (OTM, yaitu opsi beli dengan strike di atas harga sekarang) dengan strike 1,3000 memberi cara murah untuk menangkap potensi kenaikan. Ini berfungsi sebagai lindung nilai (hedge, yaitu perlindungan) terhadap perubahan mendadak pada sentimen pasar.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.