GBP/USD turun 0,1% ke sekitar 1,3545 pada sesi Eropa Kamis dan masih sulit menembus 1,3600. Pergerakan ini terjadi karena Dolar AS menguat kembali, dengan Dollar Index naik 0,15% di dekat 98,20. *(Dollar Index adalah indeks yang mengukur kekuatan Dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama.)*
Selera risiko tetap kuat, dengan kontrak berjangka S&P 500 naik 0,2% di sekitar 7.070. *(Kontrak berjangka/futures adalah perjanjian untuk membeli/menjual aset di harga tertentu pada waktu tertentu di masa depan.)* Pasar menyoroti harapan gencatan senjata permanen AS–Iran, tetapi belum ada tanggal untuk pembicaraan lanjutan.
Kementerian luar negeri Pakistan mengatakan pada Kamis bahwa tanggal putaran berikutnya pembahasan AS–Iran soal gencatan senjata permanen belum ditetapkan. Ini membuat perhatian tetap pada isu geopolitik tanpa jadwal baru.
Di Inggris, PDB bulanan Februari naik 0,5%, di atas perkiraan 0,1%, menurut Office for National Statistics. *(PDB/GDP adalah nilai total produksi barang dan jasa; ONS adalah lembaga statistik resmi Inggris.)* Data yang lebih kuat ini berlawanan dengan pergerakan Pound yang lebih lemah hari itu.
Secara teknikal, pasangan ini bertahan di atas EMA 20 hari di 1,3410 dan menahan level Fibonacci 50,0% di 1,3517. *(EMA/exponential moving average adalah rata-rata bergerak yang memberi bobot lebih besar pada harga terbaru; Fibonacci adalah level patokan teknikal untuk area pantulan/lanjutan.)* RSI 14 hari berada di 61,4. *(RSI/Relative Strength Index adalah indikator momentum; di atas 50 berarti momentum cenderung naik.)*
Level resistance berada di 1,3601, 1,3720, dan 1,3872. *(Resistance adalah area hambatan kenaikan.)* Support berada di 1,3517, 1,3433, 1,3410, lalu 1,3329 dan 1,3162. *(Support adalah area penahan penurunan.)*