Di Eropa, yen memangkas kenaikan sebelumnya terhadap dolar seiring USD/JPY memantul mendekati 155,90 secara keseluruhan.

    by VT Markets
    /
    Feb 27, 2026
    Yen Jepang kehilangan sekitar setengah dari kenaikan awalnya terhadap Dolar AS selama perdagangan Eropa pada hari Jumat. USD/JPY naik kembali mendekati 155,90, sementara pasangan ini masih turun 0,15% pada hari itu. Yen kesulitan mempertahankan penguatan karena pasar mempertanyakan seberapa cepat Bank of Japan (BoJ) mungkin akan menaikkan suku bunga. Harapan untuk kebijakan yang lebih ketat (artinya aturan uang diperketat, biasanya lewat kenaikan suku bunga agar pinjaman lebih mahal dan inflasi menurun) melemah setelah dua pejabat baru dinominasikan ke dewan BoJ yang beranggotakan sembilan orang.

    Prospek Bank of Japan

    Pemerintah Jepang menominasikan Toichiro Asada dan Ayano Sato ke dewan BoJ. Laporan Mainichi juga menyebut komentar Perdana Menteri Sanae Takaichi dalam pertemuan 16 Februari dengan Gubernur Kazuo Ueda tidak sejalan dengan pengetatan dalam waktu dekat (artinya kenaikan suku bunga atau pengurangan dukungan uang tidak segera dilakukan). Data inflasi Tokyo juga mengarah pada tekanan harga yang lebih lemah. CPI Tokyo (Indeks Harga Konsumen, ukuran rata-rata kenaikan harga barang/jasa) tidak termasuk makanan segar melambat menjadi 1,8% dibanding tahun sebelumnya dari 2% pada Januari, namun masih di atas perkiraan 1,7%. Dolar AS stabil menjelang data Indeks Harga Produsen (PPI, ukuran perubahan harga di tingkat produsen/pabrik yang sering jadi petunjuk awal arah inflasi) AS untuk Januari, yang dijadwalkan pukul 13:30 GMT. Indeks Dolar AS (DXY, ukuran kekuatan dolar terhadap beberapa mata uang utama) datar di dekat 97,75, dan rilis PPI diperkirakan akan memandu pandangan tentang arah kebijakan Federal Reserve (bank sentral AS).

    Implikasi Trading

    Lingkungan seperti ini membuat selisih suku bunga (perbedaan tingkat suku bunga antar negara) tetap menjadi pendorong utama yen yang lebih lemah. Dalam kondisi ini, trader dapat mempertimbangkan posisi yang mengarah pada pelemahan yen berlanjut dalam beberapa minggu ke depan. Salah satu cara adalah membeli opsi call USD/JPY (kontrak yang memberi hak, bukan kewajiban, untuk membeli pada harga tertentu) dengan strike price (harga patokan dalam kontrak opsi) yang menargetkan level 165. Strategi ini mendapat untung jika dolar terus naik terhadap yen, sambil membantu membatasi risiko. Kita juga perlu memantau peluang dari volatilitas (tingkat naik-turun harga), karena pernyataan mengejutkan dari BoJ bisa memicu pergerakan harga tajam, meski sementara. Menjual call JPY jangka sangat pendek (opsi yang cepat jatuh tempo) melawan call USD jangka lebih panjang bisa menjadi cara untuk memanfaatkan perilaku pasar yang diperkirakan ini. Pada akhirnya, arah yang paling mungkin adalah USD/JPY lebih tinggi, didorong oleh perbedaan kebijakan yang terus bertahan. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code