Di India, harga emas mengalami kenaikan hari ini, menurut pengamatan pasar terkini.

    by VT Markets
    /
    Dec 22, 2025
    Harga emas di India naik pada hari Senin. Menurut data FXStreet, harga per gram mencapai 12.658,96 Rupee India (INR), meningkat dari INR 12.499,52 pada hari Jumat. Biaya per tola juga meningkat dari INR 145.791,90 menjadi INR 147.651,60. FXStreet menghitung harga emas di India dengan menyesuaikan harga internasional ke dalam mata uang dan satuan lokal. Pembaruan harian mencerminkan tarif pasar pada saat publikasi, meskipun harga lokal mungkin sedikit berbeda.

    Emas Sebagai Tempat Aman

    Emas telah menjadi aset yang dihargai secara historis, sering digunakan sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Saat ini, emas dianggap sebagai aset tempat aman, terutama selama ketidakstabilan ekonomi, dan dianggap sebagai perlindungan terhadap inflasi. Bank sentral adalah pembeli emas terbesar karena mereka bertujuan untuk mendukung mata uang di masa sulit. Pada tahun 2022, mereka menambahkan 1.136 ton emas, senilai sekitar $70 miliar, ke cadangan. Ekonomi yang sedang berkembang seperti China, India, dan Turki dengan cepat meningkatkan cadangan emas mereka. Emas menunjukkan hubungan invers dengan Dolar AS dan pasar saham. Perubahan harga dapat dipicu oleh faktor geopolitik dan ekonomi, dengan Dolar AS yang kuat sering membatasi harga, sementara Dolar yang lebih lemah dapat menyebabkan kenaikan harga. Kenaikan harga emas baru-baru ini adalah bagian dari tren naik yang lebih besar yang kita lihat pada kuartal ini. Momentum ini sebagian besar didorong oleh harapan pasar bahwa Federal Reserve AS dapat mulai memotong suku bunga pada paruh pertama tahun 2026. Seperti yang telah kita lihat sepanjang tahun 2025, setiap petunjuk mengenai suku bunga yang lebih rendah cenderung mendorong aset non-yielding ini.

    Kegiatan Bank Sentral Dan Dinamika Pasar

    Kita tidak boleh mengabaikan pembelian tetap dari bank sentral, yang memberikan dasar yang kuat untuk harga. Data menunjukkan bahwa bank sentral di seluruh dunia menambahkan 337 ton emas lagi ke cadangan mereka pada kuartal ketiga tahun 2025, melanjutkan tren pembelian agresif yang kita amati pada tahun 2022 dan 2023. Permintaan yang konsisten ini menunjukkan bahwa para pemain global besar melihat nilai jangka panjang di sini. Kelemahan Dolar AS baru-baru ini juga merupakan angin belakang yang signifikan bagi emas. Indeks Dolar (DXY) telah turun hampir 2% selama sebulan terakhir saat trader memperhitungkan potongan suku bunga di masa depan, didorong oleh laporan inflasi November 2025 yang menunjukkan Indeks Harga Konsumen mereda menjadi 3,1%. Selama Dolar tetap berada di bawah tekanan, emas yang dihargakan dalam Dolar kemungkinan akan lebih mudah untuk naik. Bagi kita yang melakukan perdagangan derivatif, lingkungan ini menunjukkan bahwa membeli opsi beli bisa menjadi strategi yang baik untuk menangkap potensi kenaikan lebih lanjut. Mengingat potensi penarikan jangka pendek, melihat opsi yang kadaluarsa pada akhir Q1 2026 memberikan waktu bagi narasi pemotongan suku bunga untuk sepenuhnya terwujud. Kita juga bisa mempertimbangkan spread call bullish untuk mendefinisikan risiko sambil memposisikan diri untuk pendakian yang terus menerus dan stabil.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code